Arsip untuk asam nukleat

Biomolekul dan Metabolisme

Posted in Biomolekul dan Metabolisme with tags , , , , , on Mei 5, 2012 by isepmalik

  • Sel adalah satuan organisasi terkecil yang dimiliki oleh semua makhluk hidup. Sel dibangun dari protein, karbohidrat, asam nukleat, dan lipid. Semuanya merupakan makromolekul berbentuk polimer yang tersusun dari satuan sederhana.
  • Karbohidrat berperan sebagai sumber makanan untuk organisme dan sebagai bahan struktural untuk tanaman. Karbohidrat sederhana dinamakan monosakarida, umumnya mengandung lima atom karbon dan enam atom karbon polihidroksi dari keton atau aldehid yang mengandung atom karbon kiral. Gabungan monosakarida membentuk karbohidrat yang lebih kompleks, sukrosa adalah disakarida, pati dan selulosa adalah polimer D-glukosa.
  • Protein adalah golongan polimer alam dengan berat molekul berkisar dari 6000 sampai 1000000. Menurut strukturnya, protein digolongkan sebagai protein primer, sekunder, tersier, dan kuarterner atau globular. Menurut fungsinya, protein berperan sebagai struktural, transport, nutrien, katalis, regulator, dan sebagainya.
  • Pembangun protein adalah asam amino, yang dapat dibagi ke dalam kelompok polar dan nonpolar, bergantung pada rantai samping (gugus R) yang menempel pada atom karbon α, yakni hidrofil atau hidrofob.
  • Polimer protein dibangun oleh urutan reaksi kondensasi asam-asam amino yang menghasilkan peptida.
  • Urutan asam amino dalam rantai protein dinamakan struktur primer. Perbedaan dalam struktur primer adalah spesifikasi fungsinya.
  • Struktur sekunder merujuk kepada susunan rantai protein, yang ditentukan oleh ikatan hidrogen antara atom-atom pada asam amino yang berbeda. Jika antaraksi terjadi dalam rantai, terbentuk struktur spiral dinamakan heliks-α. Jika ikatan hidrogen diantara rantai berbeda akan menghasilkan struktur β-sheet. Bentuk keseluruhan protein dinamakan struktur tersier. Perombakan struktur protein tersier, dinamakan denaturasi, dapat disebabkan oleh sumber energi atau berbagai reaksi kimiawi.
  • Enzim adalah protein yang berperan sebagai katalis dalam reaksi biologi. Spesifikasi dan efisiensi suatu enzim akibat dari strukturnya, yang sejalan dengan jenis tertentu pereaksi molekul (substrat).
  • Kinetika reaksi enzim adalah orde pertama menurut persamaan kinetik Michaelis-Menten. Mekanisme reaksi enzim diibaratkan kunci dan gemboknya menurut teori lock and key. Menurut hipotesis induced fit, enzim dapat berubah sesuai bentuk substrat. Kinerja enzim dipengaruhi oleh suhu, pH, dan faktor hambatan, seperti hambatan bersaing dan hambatan tidak bersaing.
  • Lipid adalah zat yang tidak larut dalam air yang terdapat dalam sel dan dapat dikelompokkan ke dalam empat golongan: lemak, phosfolipid, malam (lilin), dan steroid. Lemak adalah ester yang tersusun dari gliserol (alkohol polihidroksi) dan asam lemak (asam karboksilat yang mengandung rantai hidrokarbon).
  • Jika sel membelah diri, informasi genetik ditransmisikan melalui asam deoksiribonukleat (DNA) yang mempunyai struktur heliks ganda, dimana dua untai dipertahankan bersama melalui ikatan hidrogen antara pasangan basa organik. Pasangan basa yang terjadi hanya pada pasangan tertentu. Selama pembelahan sel, heliks ganda tidak memisah, dan polimer baru terbentuk sepanjang untai DNA asal membentuk dua molekul DNA heliks ganda. DNA mengandung fragmen disebut gen, menyimpan informasi struktural untuk protein tertentu. Berbagai jenis molekul asam ribonukleat (RNA) membantu dalam sintesis protein.
  • Perombakan molekul besar umumnya menghasilkan energi disebut katabolisme; sintesis molekul besar dari komponen sederhananya dinamakan anabolisme, umumnya memerlukan energi. Kedua proses ini secara simultan membangun metabolisme organisme. Energi yang dilepaskan atau yang dibutuhkan dalam bentuk AMP, ADP, atau ATP.

(Sumber: Yayan Sunarya. (2003). Kimia Dasar: Prinsip-prinsip Kimia Terkini Jilid 2.

Iklan