Archive for the Pengenalan Kitab Sirr al-Asrar Category

Pengenalan Kitab Sirr al-Asrar

Posted in Pengenalan Kitab Sirr al-Asrar with tags , on Maret 10, 2012 by isepmalik

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui. Pencipta Yang Bijaksana Maha Pemberi dan Mulia. Yang Mengurus dan Mengasihi. Yang menurunkan Zikir Al-Hakim. Zikir yang menghukumi dan Al-Quran yang Agung pada utusan yang membawa agama yang benar dan jalan yang lurus. Rahmat dan salam semoga disampaikan bagi Rasul Penutup dan Penunjuk jalan dari kesesatan; Rasul yang dimuliakan yang diutus membawa kitab yang termulia, Muhammad Nabi yang Ummi bangsa Arab yang terpercaya juga kepada ahli keluarganya pembawa hidayah bagi semua yang menerimanya serta para sahabatnya sebagai insan pilihan. Semoga Allah memberikan salam yang sebanyak-banyaknya.

(Amma ba’du): Berkata Ghautsul A’dham Quthb Al Rabbany Al-Haikal Ash-Shamadani Qandil Al-Laam’i An-Nurani Sultan Aulia wal-Arifin Burhan Al-Ashfiya Wal-Washilin Bazullah Al-Asyhab Maulana; pemimpin kita, panutan kita yang mulia keturunannya, Sayyid Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani keturunan Hasan dan Husain Qaddasallah Sirrahul Aziz. Dan semoga Allah menyinari kuburnya. Beliau adalah Sayyid Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Putera (1) Al-Imam Sayyid Abi Saleh Janaki Daosti. Putera (2) Al-Imam Sayyid Abdillah. Putera (3) Al-Imam Sayyid Yahya Az-Zahid. Putera (4) Al-Imam Sayyid Muhammad. Putera (5) Al-Imam Sayyid Daud. Putera (6) Al-Imam Sayyid Musa. Putera (7) Al-Imam Sayyid Abdullah. Putera (8) Sayyid Musa Al-Jun. Putera (9) Al-Imam Sayyid Abdillah Al-Mahdhi. Putera (10) Al-Imam Sayyid Hasan Al-Mutsanna. Putera (11) Al-Imam Sayyid Hasan As-Sibthi. Putera (12) Al-Imam Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib. Itulah keturunan beliau dari nasab ayahnya.

Adapun keturunan beliau dari nasab ibunya adalah Sayyid Syeikh Muhyiddin Abdul Qadir Al-Jailani r.a. Putera (1) Sayyidah Ummil Khoer Amatil Jabbar Fatimah. Putera (2) Sayyidah Abdillah Al-Suma’i Az-Zahid. Putera (3) Sayyid Abi Jamaluddin Muhammad. Putera (4) Sayyid Mahmud. Putera (5) Sayyid Abul Atho-i Abdillah. Putera (6) Sayyid Kamaluddin Isa. Putera (7) Sayyid Imam Alauddin Muhammad Al-Jawwad. Putera (8) Sayyid Imam Ali Ar-Ridha. Putera (9) Sayyid Imam Musa Al-Kadzim. Putera (10) Imam Ja’far Sadiq. Putera (11) Imam Muhammad Al-Baqir. Putera (12) Imam Zaenal Abidin Ali. Putera (13) Imam Husein Syahid Karbala. Putera (14) Imam Ali Ibn Abi Thalib. Semoga Allah meridhainya dan mereka semuanya.

Sesungguhnya, ilmu menempati tempat termulia, martabat tertinggi, keagungan teratas, keuntungan yang bermanfaat. Karena dengan ilmulah seseorang dapat bertauhid kepada Allah dan membenarkan para nabi dan para rasul. Maka jadilah ulama itu sebagai hamba-hamba Allah yang khusus dan ditempatkan pada sumber pengetahuan agama serta diberi petunjuk kepada-Nya dengan fadhalnya. Mereka telah ditetapkan dan dipilih oleh Allah. Ulama adalah pewaris dan pelanjut para nabi dan para rasul. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal para nabi dan rasul. Sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-Faathir ayat 32:

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri; dan di antara mereka ada yang pertengahan, (yaitu orang-orang yang sama amal baik dan buruknya). Juga di antara mereka ada orang-orang yang berlomba dalam kebaikan.”

Juga sesuai dengan sabda Nabi:

“Ulama adalah pewaris pada nabi karena mereka memiliki ilmu. Seluruh penghuni langit mencintainya dan penghuni lautan memohon ampun bagi mereka sampai hari kiamat.”

Allah berfirman di dalam Al-Quran: (QS. Faathir: 28)

“Di antara hamba Allah hanya ulama yang merasa takut kepada Allah”.

Nabi bersabda:

“Pada hari kiamat Allah akan membangunkan seluruh manusia dan ulama akan dipisahkan”.

Allah berfirman kepada mereka:

“Wahai para ulama, tidak Aku berikan ilmu-Ku kepadamu, kecuali karena Aku mengetahui keadaanmu dan pemberian ilmu-Ku padamu bukan karena Aku akan menyiksamu. Masuklah ke surga karena dosamu telah Aku ampuni.”

Segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan. Allah tetap memberikan derajat bagi para ahli ibadah; dan qurbah bagi para ahli ma’rifat.

Penulisan kitab ini adalah atas permintaan sebahagiaan penuntut ilmu. Mereka meminta agar kami membuatkan tulisan yang mencakup. Maka kami tulis sebuah kitab ringkas sesuai dengan permintaannya. Mudah-mudahan kitab ini memenuhinya dan siapa saja yang memerlukannya. Kitab ini kuberikan nama Sirrul Asrar Fima Yahtaju Ilaihi Al-Abrar (Rahasia terdalam dari segala rahasia dalam menjelaskan tentang yang diperlukan oleh ahli kebajikan). Di dalamnya kami bahas tentang Syariat, Tariqat, dan Hakikat dengan penyusunannya satu muqaddimah dan 24 fasal, sejumlah 24 huruf pada kalimat La Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah. Juga sejumlah 24 jam dalam sehari semalam.

Iklan