Archive for the Eter Category

Eter

Posted in Eter with tags , , , , , on April 26, 2012 by isepmalik

1. Eter adalah nama suatu golongan senyawa organik yang terdiri dari unsur-unsur C, H, dan O, dengan rumus umum R-O-R’ (R dan R’ adalah lambang gugus alkil/ alkil tersubstitusi). Bila R = R’ dinamakan eter sederhana atau eter simetrik, dan bila R ≠ R’ dinamakan eter campuran atau eter asimetrik.

2. Untuk memberi nama pada senyawa-senyawa eter, dapat digunakan tatanama sistem IUPAC dan tatanama trivial. Menurut tatanama IUPAC, eter dianggap sebagai derivat alkoksi (RO-) suatu alkana, sedangkan dalam tatanama trivial eter diberi nama dengan menyebut nama gugus-gugus yang terikat pada atom O, kemudian ditambahkan kata eter.

3. Sifat-sifat fisika eter antara lain: tidak larut dalam air, larut dalam pelarut-pelarut organik, mudah terbakar, dapat melarutkan lemak, minyak, alkaloid dan beberapa zat anorganik.

4. Tiga macam cara untuk membuat eter adalah: (a) mereaksikan alkil halida dan senyawa alkoksida (sintesis Williamson), (b) mereaksikan alkil halida dan perak oksida, dan (c) dehidrasi alkohol.

5. Reaksi-reaksi yang dapat terjadi pada eter adalah: (a) oksidasi, dengan menggunakan oksidator antara lain (K2Cr2O7 + H2SO4), (b) reaksi dengan HI, yang mengakibatkan pemutusan rantai pada eter, (c) hidrolisis dalam lingkungan asam, yang menghasilkan alkohol, (d) reaksi dengan H2SO4 pekat dan panas menghasilkan alkohol dan alkil hidrogensulfat, dan (e) reaksi dengan klor atau brom yang mengakibatkan terjadinya substitusi atom H pada atom C alfa.

6. Dalam golongan eter dikenal beberapa jenis eter yang mempunyai rumus struktur khusus, misalnya:

: etilena oksida; : dioksana;

ClCH2CH2-O-CH2CH2Cl      : β, β’-diklorodietil eter;

CH2=CH-O-CH=CH2               : divinil eter

7. Di samping eter yang mengandung unsur-unsur C, H, dan O dijumpai pula senyawa tioeter yang mengandung unsur-unsur C, H, dan S. Pada dasarnya sifat-sifat tioeter menyerupai eter. Cara pembuatannya juga menyerupai pembuatan eter. Contoh tioeter misalnya: dietilsulfida: C2H5-S-C2H5 dan dialil sulfida: CH2=CH-CH2-S-CH2-CH=CH2.

Iklan