Archive for the Energi Category

Hubungan Energi dalam Reaksi Kimia (Ringkasan)

Posted in Energi on Maret 12, 2014 by isepmalik

Energi merupakan kapasitas untuk melakukan kerja. Terdapat beragam bentuk energi dan semuanya dapat dipertukarkan. Hukum kekekalan energi menyatakan jumlah energi di alam semesta selalu tetap.

Proses apa saja yang melepaskan kalor ke lingkungan  disebut proses eksoterm; proses apa saja yang menyerap kalor dari lingkungan disebut proses endoterm.

Keadaan sistem didefinisikan sebagai variabel-variabel seperti komposisi, volume, suhu, dan tekanan. Perubahan fungsi keadaan sistem hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir sistem, dan bukan pada jalan di mana perubahan berlangsung. Energi merupakan fungsi keadaan; sedangkan kerja dan kalor bukan fungsi keadaan.

Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, tetapi ia tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan (hukum pertama termodinamika). Dalam kimia, fokus utama kita adalah dengan energi termal, energi listrik, dan energi mekanik, dimana biasanya diasosiasikan dengan kerja volume-tekanan.

Perubahan entalpi (∆H, biasanya dalam kilojoule) merupakan ukuran dari kalor reaksi (atau proses lainnya) pada tekanan konstan. Entalpi merupakan fungsi keadaan. Perubahan entalpi ∆H sama dengan ∆U + PV untuk proses tekanan-konstan. Untuk reaksi kimia pada suhu konstan, ∆H diberikan oleh ∆U + RTn, di mana ∆n adalah perbedaan antara mol gas produk dan mol gas reaktan.

Kalorimeter volume-konstan dan kalorimeter tekanan-konstan digunakan untuk mengukur perubahan kalor dari reaksi fisika dan kimia.

Hukum Hess menyatakan bahwa keseluruhan perubahan entalpi dalam suatu reaksi sama dengan jumlah perubahan entalpi untuk setiap langkah yang menghasilkan keseluruhan reaksi. Entalpi standar reaksi dapat dihitung dari entalpi standar pembentukan reaktan dan produk.

Iklan