Archive for the Metabolisme Protein dan Asam Amino Category

Pengolongan Asam Amino

Posted in Metabolisme Protein dan Asam Amino with tags , , , , , on Mei 6, 2012 by isepmalik

Ditinjau dari segi pembentukannya asam amino dapat dibagi dalam dua golongan, yaitu asam amino yang tidak dapat dibuat atau disintesis dalam tubuh (asam amino esensial) dan asam amino yang dapat dibuat dalam tubuh (asam amino nonesensial).

Atas dasar struktur ini asam amino dibagi dalam 7 kelompok, yaitu asam amino dengan rantai samping yang:

  1. Merupakan rantai karbon yang alifatik;
  2. Mengandung gugus hidroksil;
  3. Mengandung atom belerang;
  4. Mengandung gugus asam atau amidanya;
  5. Mengandung gugus basa;
  6. Mengandung cincin aromatik;
  7. Membentuk ikatan dengan atom N pada gugus amino.

 

L-asam-a Amino yang Terdapat dalam Protein

Kelompok (1)

1. Glisin (amino asam asetat)

2. Alanin (2-amino asam propanoat)

3. Valin (2-amino-3-metil asam butanoat)

4. Leusin (2-amino-4-metil asam pentanoat)

5.Isoleusin (2-amino-3-metil asam pentanoat)

Kelompok (2)

1. Serin (2-amino-3-hidroksi asam propanoat)

2. Treonin (2-amino-3-hidroksi asam butanoat)

Kelompok (3)

1. Sistein (2-amino-3-merkapto asam propanoat)

2. Metionin (2-amino-4metiltion asam butanoat)

Kelompok (4)

1. Asam aspartat (asam amino suksinat)

2. Asparagin (2-amino-asam suksinamat)

3. Asam glutamat (2-amino asam glutarat)

4. Glutamin (2-amino asam glutaramat)

Kelompok (5)

1. Arginin (2-amino-5-guanido asam valerat)

2. Lisin (2,6-diamino-asam heksanoat)

3. Hidroksilisin (2,6-diamino-5-hidroksi asam heksanoat)

4. Histidin (2-amino-1H-imidazol-4-asam propanoat)

Kelompok (6)

1. Fenilalanin (2-amino-3-fenil asam propanoat)

2. Tirosin (2-amino-3-4-hidroksifenil asam propanoat)

3. Triftofan [2-amino-3-(3-indolil) asam propanoat]

Kelompok (7)

1. Prolin (asam-2-pirolidin karboksilat)

2. 4-hidroksiprolin (4-hidroksi asam-2-pirolidin karboksilat)

 

          Glisin adalah asam amino yang paling sederhana dan terdapat pada skleroprotein. Pada tahun 1820 Braconnot menemukan glisin dari hasil hidrolisis gelatin.

Alanin, semua asam amino, kecuali glisisn dapat dianggap sebagai derivat alanin. Alanin diperoleh untuk pertama kalinya oleh Weyl dari hasil hidrolisis fibroin, yaitu protein yang terdapat pada sutera.

Valin, leusin dan isoleusin, ketiga asam amino ini mempunyai gugus-R bercabang dan mempunyai sifat kimia yang hampir sama. Leusin dan isoleusin bahkan sukar dipisahkan. Asam-asam amino ini termasuk golongan asam amino esensial.

Prolin, adalah asam amino heterosiklik yang dapat diperoleh dari hasil hidrolisis kasein. Kolagen mengandung banyak prolin dan hidroksiprolin.

Fenilalanin, asam amino ini mempunyai gugus –R aromatik dan tidak dapat disintesis dalam tubuh.

Tirosin, molekul asam amino ini mempunyai gugus fenol dan bersifat asam lemah. Tirosin dapat diperoleh dari kasein, yaitu protein utama yang terdapat dalam keju.

Triptofan, adalah suatu asam amino hetrosiklik yang mula-mula diperoleh dari hasil pencernaan kasein oleh cairan pankreas.

Serin, merupakan asam aminoyang mempunyai gugus alkohol, diperoleh dari hasil hidrolisis gelatin yang terdapat pada sutera alam.

Treonin, adalah homolog yang lebih besar dari serin dan termasuk dalam golongan asam amino esensial. Mula-mula treonin diisolasi dari hasil hidrolisis fibrin darah.

Sistein, molekul asam amino ini mengandung gugus sulfhidril (-SH) yang cukup reaktif terutama pada proses dehidrogenasi. Dengan oksidasi dua molekul sistein akan berikatan dan membentuk molekul sistin.

Metionin, diperoleh dari hasil hidrolisis kasein dan merupakan asam amino esensial. Gugus metil dalam molekul metionin dapat dipindahkan kepada molekul senyawa lain. Dengan demikian metionin berfungsi sebagai donor gugus metil.

Glutamin, adalah suatu amida yang terdapat pada gliadin, yaitu protein pada terigu.

Asparagin, terdapat pada konglutin dan legumin yaitu protein dalam tumbuhan.

Asam glutamat dan aspartat, dapat diperoleh masing-masing daru glutamin dan asparagin. Gugus amida yang terdapat pada molekul glutamin dan asparagin dapat diubah menjadi gugus karboksilat melalui proses hidrolisis dengan asam atau basa.

Lisin, asam amino ini bersifat basa karena gugus –NH2 lebih dari satu, artinya pada rantai samping terdapat pula gugus –NH2. Asam ini mula-mula diisolasi dari hasil hidrolisis kasein oleh Drechsel pada tahun 1889.

Arginin, diberi nama demikian karena untuk pertama kali diisolasi dalam bentuk garam perak (argentum) dari hasil hidrolisis tanduk pada tahun 1895. Seperti lisin, arginin juga mempunyai sifat basa.

Histidin, diperoleh adri hasil hidrolisis protein yang terdapat pada sperma suatu jenis ikan (kaviar) dan juga dari protein jaringan (histion = jaringan). Asam amino in juga mempunyai sifat basa.

Iklan