Archive for the Metabolisme Sel Category

Komposisi Cairan Ekstra Sel (CES)

Posted in Metabolisme Sel with tags , , , , , on Mei 13, 2012 by isepmalik

Komponen utama dari CES adalah air. Di dalam pelarut ini terdapat molekul-molekul dan ion-ion yang diperlukan sel-sel dalam melaksanakan fungsinya yaitu:

  1. Gas, yang paling penting adalah oksigen dan karbondioksida.
  2. Berbagai ion anorganik, di antaranya terdapat ion-ion natrium (Na+), klor (Cl), kalium (K+), kalsium (Ca++), bikarbonat (HCO3) dan fosfat (PO4=) dalam jumlah yang berarti. Sejumlah ion lainnya terdapat dalam jumlah yang sangat kecil. Beberapa di antaranya yaitu Cu++, Zn++, Mn++, dan Co++ yang disebut unsur runut, diperlukan dalam aktivitas enzim-enzim tertentu. Yodium terdapat di dalam hormon tiroksin. Ion fluor (F) diperlukan dalam jumlah kecil untuk memperkuat bagian yang mengandung mineral dari gigi dan tulang, serta mutlak diperlukan dalam proses pertumbuhan tikus.
  3. Zat-zat organik seperti makanan dan vitamin. Makanan adalah zat organik yang merupakan sumber energi bagi sel dan sumber bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel. Lipid, asam amino, dan gula termasuk dalam golongan ini. Vitamin adalah molekul organik kecil yang tidak dapat dibuat dari makanan oleh organisme, dan diperlukan dalam jumlah kecil. Vitamin bukan merupakan sumber energi atau pertumbuhan sel, tetapi melaksanakan tugas metabolik khusus tertentu dari sel. Beberapa vitamin merupakan gugus prostetik dari suatu enzim.

Di samping tigas jenis komponen tersebut di atas, cairan ekstra sel mengandung juga hormon. Hormon-hormon adalah molekul-molekul yang dihasilkan oleh sel-sel tertentu dan dikeluarkan ke dalam cairan ekstra sel dan yang mempengaruhi aktivitas metabolisme sel-sel lain. Cairan ekstra sel juga berfungsi untuk mengangkut limbah dari sel. Pada hewan, limbah yang utama adalah limbah metabolisme protein dan asam nukleat. Limbah yang mengandung nitrogen seperti amonia dan urea merupakan zat yang toksis dan kadarnya di dalam CES tidak boleh melebihi takaran tertentu.

Konsentrasi ion hidrogen (pH) dari CES dan suhunya juga merupakan faktor penting bagi kesehatan sel. Jika pH daerah manusia berada di luar batas 7,34 – 7,44, maka akan terjadi gangguan metabolik yang berat. Suhu CES manusia dalam keadaan normal berkisar lebih kurang 10C dari 37,50C (98,60F).

Kita sekarang akan mempelajari cara-cara bagaimana sel tukar-menukar zat dengan CES. Mekanisme pertukaran zat ini terjadi melalui lima proses, yaitu: difusi, osmosis, transfor aktif, endositosis, dan eksositosis.

(Sumber: John W. Kimball. (1992). Biologi Jilid 1).

Iklan

Keadaan Lingkungan Sel

Posted in Metabolisme Sel with tags , , , , , on Mei 8, 2012 by isepmalik

Sel adalah suatu mesin kimia. Sel memperoleh bahan dan energi dari lingkungannya dan mengubahnya di dalam sel melalui proses kimia yang merupakan metabolisme dari sel-sel tersebut. Pada akhirnya sel-sel tersebut mengembalikan sebagian dari hasil akhir proses itu kepada lingkungannya.

 

Keadaan Lingkungan Sel

Apakah yang merupakan lingkungan sel-sel itu? Lingkungan suatu sel selamanya berupa cairan. Hal ini jelas jika kita ingat akan amuba yang hidup di dalam kolam. Tetapi bila kita ingat akan sel-sel organisme darat multiseluler seperti pohon atau manusia, hal ini tidak dapat terlihat dengan jelas. Meskipun demikian, tiap sel hidup dari organisme ini dikelilingi oleh suatu cairan. Sebagai contoh sel-sel badan kita terdapat di dalam cairan interstisium yang berasal dari darah. Tetapi anda dapat bertanya, bagaimana dengan kulit saya? Sel kulit yang terletak paling luar adalah sel-sel mati. Di bawah lapisan sel-sel mati inilah terdapat sel-sel hidup yang sebagaimana halnya dengan sel hidup lainnya, selalu berada di dalam suatu cairan. Dan kenyataannya di mana terdapat sel-sel hidup yang langsung berhubungan dengan dunia luar, seperti pada epitel yang melapisi saluran-saluan pernapasan dan kornea mata, ada sel kelenjar yang selalu menjaga agar permukaan tersebut tetap basah. Nama umum dari cairan yang mengelilingi sel-sel itu adalah cairan ekstra sel atau CES. Tiap molekul atau ion yang diperlukan suatu sel diperoleh dari cairan ekstra sel ini dan hasil atau limbah yang dibuat oleh sel itu ditampung dalam cairan tersebut.

(Sumber: John W. Kimball. (1992). Biologi Jilid 1).