Keseluruhan dan Universal


Topik induk yang mencakup pokok-pokok masalah dan berdasarkan itu muncul pengertian ilmu sebagai himpunan masalah-masalah yang saling terkait, adakalanya bersifat universal yang mempunyai banyak contoh individual, dan adakalanya topik induk itu bersifat keseluruhan yang memiliki banyak bagian, misalnya, jenis pertama adalah topik induk angka atau bilangan yang mempunyai beragam tipe dan kelompok. Masing-masing tipe dan kelompok itu terdiri atas pokok masalah tertentu. Misalnya, jenis kedua adalah tubuh manusia yang memiliki organ-organ, tungkau, lengan dan bagian-bagian lain, yang masing-masingnya telah menjadi pokok masalah dalam suatu bidang ilmu kedokteran.

Perbedaan utama antara kedua jenis ini adalah bahwa pada jenis pertama topik induk berlaku pada tiap-tiap pokok masalah ilmu secara individual sebagai contoh dan partikularnya, sedankan pada jenis kedua topik induk ilmu tidak berlaku secara individual pada pokok-pokok masalahnya, tetapi sekadar dijadikan predikat pada mereka.

(Sumber: M. Taqi Mishbah Yazdi. (2003).  Buku Daras Filsafat Islam. Bandung: Mizan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: