Latihan Soal No. 1-11


1.  Tuliskan ungkapan tetapan kesetimbangan untuk reaksi metanasi:

     (a)     CO(g) + 3H2(g) <—> CH4(g) + H2O(g)

     (b)    CH4(g) + H2O(g) <—> CO(g) + 3H2(g)

2.  Untuk reaksi berikut:

CO(g) + H2O(g) <—> CO2(g) + H2(g)

Bila campuran gas CO 1,0 M dan H2O 1,0 M mencapai kesetimbangan pada 10000C dan diketahui mengandung 0,59 mol H2. Tentukan komposisi gas dalam kesetimbangan.

3.  Gas H2S adalah gas tidak berwarna dan berbau telur busuk terdisosiasi melalui pemanasan.

2H2S(g) <—> H2(g) + S2(g)

Jika 0,10 mol H2S dimasukkan ke dalam 10 L wadah dan dipanaskan sampai 11500C, setelah mencapai kesetimbangan diketahui terdapat 0,0285 mol H2. Berapa nilai kesetimbangan untuk penguraian H2S?

4.  Berapa nilai tetapan kesetimbangan untuk soal nomor 3, bila dinyatakan dalam bentuk Kp.

5.  Proses Mond untuk pemurnian nikel melibatkan pembentukan nikel karbonil, Ni(CO)4, suatu gas  berwarna ungu, dari logam nikel dan karbon monoksida.

Ni(s) + 4CO(g) <—> Ni(CO)4(g)

Tuliskan tetapan kesetimbangan Kc untuk reaksi tersebut.

6.  Untuk reaksi:

2Cs(s) + F2(g) <—> 2CsF(s)

Kp = 1,24 x 10184 pada 298 K. Berapa tekanan parsial gas flor dalam kesetimbangan itu.

7.  Kalsium klorida  tak berhidrat digunakan sebagai desikan, yaitu zat yang dapat menyerap uap air di dalam desikator. Dalam desikator, terjadi kesetimbangan antara CaCl2 berlebih dan jumlah uap air yang diserap dengan Kp = 1,28 x 1085 pada suhu kamar.

CaCl2(s) + 6H2O(g) <—> CaCl2. 6H2O(s)

Berapa tekanan uap air dalam desikator yang tertutup rapat dan berisi kalsium klorida pada suhu kamar?

8.  Gunakan perubahan energi bebas standar untuk menghitung tetapan kesetimbangan reaksi berikut pada suhu 250C?

N2(g) + 3H2(g) <—> 2NH3(g)

9.  Gunakan data  DH0 dan DS0 untuk reaksi berikut pada 250C:

2NO2(g) <—> N2O4(g)

dan tentukan berapa nilai Kc pada suhu itu?

10.  Tentukan nilai tetapan kesetimbangan pada 250C, untuk reaksi:

2NH3(g) + CO2(g) <—> NH2CONH2(aq) + H2O(l)

Diketahui DG025 = -13,6 kJ.

11.  Tetapan kesetimbangan penguapan air

H2O(l) <—> H2O(g)

Kp = PH2O. Berapa tekanan parsial uap air.

(Sumber: Yayan Sunarya. (2000). Kimia Dasar: Prinsip-prinsip Kimia Terkini Jilid 1).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: