Wujud Zat


  • Materi berwujud gas, cair, dan padat dibentuk oleh gaya antar molekul di antara molekul, atom, atau ion. Gaya dipol-dipol adalah antaraksi antara molekul yang mempunyai momen dipol. Gaya ini cukup kuat untuk molekul yang mengandung ikatan hidrogen dengan unsur yang memiliki keelektronegatifan tinggi, seperti nitrogen, oksigen, atau flor. Pada kasus ini, gaya dipol yang dihasilkan dinamakan ikatan hidrogen, yang mengakibatkan titik didih dan titik leleh tinggi.
  • Gaya dispersi London yang disebabkan oleh dipol sesaat merupakan gaya yang penting di dalam molekul nonpolar. Sifat-sifat zat cair seperti tegangan permukaan dan viskositas bergantung pada kekuatan gaya antar molekul.
  • Gas pada umumnya memiliki sifat-sifat fisis yang mudah diamati. Teori kinetik molekul menerangkan sifat-sifat ini melalui asumsi bahwa molekul-molekul gas secara konstan bergerak acak dengan lintasan lurus, selama tidak ada gaya yang mempengaruhinya. Teori kinetik dapat menjelaskan hukum-hukum dasar gas secara kualitatif dan hukum gas ideal secara kuantitatif. Penyimpangan dari hukum ideal dinamakan gas nyata. Gas nyata serupa dengan gas ideal pada suhu tinggi dan tekanan rendah.
  • Perubahan fasa antara cair dan uap dinamakan penguapan. Energi yang diperlukan untuk mengubah satu mol cairan menjadi uapnya disebut kalor penguapan. Pengembunan adalah proses kebalikan dari penguapan. Bila laju penguapan dan pengembunan dalam wadah tertutup tepat sama, dikatakan sistem berada dalam keadaan setimbang. Tekanan uap yang dihasilkan dinamakan tekanan uap zat cair.
  • Kemudahan menguap bergantung pada massa molekul dan gaya antar molekul. Cairan yang tersusun dari molekul berat cenderung kurang mudah menguap, akibat gaya antar molekulnya kuat. Titik leleh normal padatan didefinisikan sebagai suhu dimana padatan dan cairannya mempunyai tekanan uap yang identik. Titik didih normal cairan terjadi pada suhu dimana tekanan uap cairan 1 atm.
  • Diagram fasa untuk zat menunjukkan keadaan yang eksis pada suhu dan tekanan yang ada. Titik triple pada diagram fasa menyatakan suhu dan tekanan dimana ketiga fasa eksis. Titik kritis didefinisikan oleh suhu dan tekanan kritis. Suhu kritis adalah suhu di atas mana uap tidak dapat dicairkan pada berapapun tekanannya. Tekanan kritis adalah tekanan yang diperlukan untuk mencairkan gas pada suhu kritis.
  • Dua kategori utama zat padat adalah kristalin dan amorf. Padatan kristalin mempunyai susunan teratur atau kisi. Komponen partikel terkecil dengan satuan berulang dinamakan sel satuan. Susunan partikel di dalam padatan kristalin dapat ditentukan melalui teknik difraksi sinar-X, dan jarak antar atom dalam kristal dapat dihubungkan dengan panjang gelombang dan sudut pantulan sinar-X melalui persamaan Bragg.
  • Struktur logam dimodelkan melalui asumsi atom-atom berupa bulatan yang homogen dan dikemas secara mampat. Terdapat dua susunan terjejal, yaitu heksagonal dan kubus.
  • Struktur kristal digolongkan menurut susunan atom-atom, ion, atau molekul membentuk sistem kristal yang diidentifikasi oleh jenis ruang kisi dan sel satuan yang dihuni. Berdasarkan partikel penyusunnya dikenal kristal logal, kristal ion, dan kristal molekuler.
  • Kristal ion dapat dipandanga sebagai larik ion yang lebih besar, biasanya anion, dengan kation yang lebih kecil menghuni celah-celahnya. Pada susunan heksagonal terjejal dan kubus terjejal terdapat dua jenis lubang, yaitu lubang tetrahedral dan lubang oktahedral. Lubang oktahedral lebih besar dari dua. Lubang kubus dibentuk dari susunan kubus sederhana suatu anion, yang bukan struktur terjejal.
  • Di alam, kristal jarang ditemukan yang sempurna. Pada dasarnya memiliki berbagai jenis cacat yang mengkontribusi terhadap sifat fisis dan sifat kimia zat. Ada dua jenis cacat kristal, yaitu cacat Frenkel dan cacat Scotcky.

(Sumber: Yayan Sunarya. (2000). Kimia Dasar: Prinsip-prinsip Kimia Terkini Jilid 1. Bandung: Alkemi Grafisindo Press. Hal: 411).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: