Kekuatan tujuan dan kekuatan sekarang


Jika meneliti otak dan pikiran, kemungkinan kita hanya mendapatkan saat sekarang. Kita mampu mengingat masa lalu, tetapi hanya ada di memori saat ini. Kita mungkin mampu mengantisipasi masa depan, tetapi hanya ada di memori saat ini.

Banyak dari kita yang mengatakan, “Aku akan melakukannya besok?” Seringkali respon awal ungkapan ini adalah untuk menimbang menyisihkan objek sampai hari lain. Namun, kebijaksanaan memberitahu untuk tidak pernah menunda sampai besok apa yang bisa kita capai saat ini. Besok hari akan menghadirkan kesempatan dan tantangan tersendiri yang unik. Tanggapan kita sering lebih efektif jika kita tidak membawa beratnya “sisa makanan” hari kemarin.

Bila terbiasa fokus pada peristiwa masa lalu atau masa depan, maka kita akan kehilangan saat sekarang yang paling berharga. Mengapa saat ini sangat berharga? Karena semuanya ada! Apakah mungkin sesuatu terjadi di luar saat sekarang? Pertimbangkan gagasan ini: Apa yang kita anggap terjadi di masa lalu, sesungguhnya benar-benar terjadi di saat-saat sekarang. Apa yang dapat kita antisipasi terjadi di masa depan, juga akan terjadi di saat-saat sekarang. Apa yang kita anggap sebagai masa lalu merupakan memori yang disimpan pikiran saat sekarang! Kita tidak bisa membawa kembali satu milidetik waktu masa lalu, atau memindahkan sepersekian detik ke masa depan. Kita hanya dapat hidup pada saat ini. Dari detik ke detik!

Pikiran adalah alat yang luar biasa ketika digunakan dengan tepat. Saat sekarang merupakan kunci untuk menuju pembebasan. Apa yang terjadi jika memilih untuk sepenuhnya eksis pada saat sekarang? Apakah salah bila kita meninggalkan pikiran analitis dan melepas ego, lalu berpindah kepada sesuatu lebih tinggi yang bermakna kesadaran spiritual? Bisakah pengalaman transformasional yang menakjubkan terjadi ketika kita bersedia untuk sepenuhnya eksis saat sekarang? Bisakah kita merasakan realitas ekspresi seperti doa, cinta tanpa syarat, syukur, kasih sayang, keteguhan, kerendahan hati, dan pikiran yang indah? Apakah hidup yang biasa-biasa menjadi luar biasa ketika mengalami saat-saat seperti itu?

Apakah benar-benar ada saat-saat hebat dalam hidup? Momen ini—saat yang tepat sekarang—sudah memenuhi dalam dirinya sendiri dan bukan sesuatu yang terpisah dari kehidupan kita. Ini adalah bagian dari keseluruhan. Hal ini kaya dengan potensi dan kemungkinan. Jadi bagaimana kita di saat sekarang bisa menciptakan cara yang bermanfaat dan menghasilkan? Bagaimana kita bisa mengakses energi saat sekarang? Mungkin permulaan yang baik adalah fokus pada dunia praktis dari kehidupan sehari-hari dan melangkah keluar dari dimensi waktu sebanyak mungkin.

Latihlah diri Anda sebagai pengamat terhadap pikiran. Jadilah observator yang menyadari pikiran, emosi, dan tanggapan terhadap berbagai situasi yang mungkin terjadi. Seberapa sering perhatian Anda terhanyut ke masa lalu atau mengantisipasi masa depan? Dalam The Power of Now, Eckhart Tolle memberitahu kita:

Mengidentifikasi dengan pikiran menciptakan lebih banyak waktu; pengamatan pikiran dapat membuka dimensi abadi tersebut. Setelah Anda dapat merasakan apa artinya untuk eksis, akan jauh lebih mudah untuk memilih melangkah keluar dari dimensi waktu yang tidak diperlukan untuk tujuan dan bergerak lebih dalam ke saat sekarang. Hal ini tidak mengganggu kemampuan Anda menggunakan waktu—masa lalu atau masa depan—ketika diperlukan untuk melihat hal-hal praktis. Juga tidak mengganggu kemampuan Anda untuk menggunakan pikiran. Faktanya, akan meningkatkan itu semua.[1]

Kita hidup dalam kemegahan transisi waktu. Kita hidup di zaman ketika informasi manusia memiliki kecepatan seratus kali lipat dalam waktu kurang dari satu abad. Kita berlomba dengan waktu ketika melakukan penelitian mengenai kesadaran spiritual yang tertinggi. Kita harus bisa memanfaatkan waktu ini dengan bijaksana.


[1] Eckhart Tolle, The Power of Now (Novato, Calif.: New World Library, 1991), hal 46.

2 Tanggapan to “Kekuatan tujuan dan kekuatan sekarang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: