soal 11-15


11. Tinta merupakan sistem koloid yang fasa terdispersi dan medium pendispersinya adalah ….

a. Gas-padat
b. Cair-gas
c. Padat-gas
d. Cair-padat
e. Padat-cair

Jawaban: E

Konsep: Koloid

Tinta merupakan sistem koloid yang fasa terdispersinya pada dan medium pendispersinya cair.

12. Di antara larutan-larutan berikut ini yang mempunyai penurunan titik beku paling tinggi pada konsentrasi yang sama adalah ….

a. Urea
b. Glukosa
c. Asam asetat
d. Kalium sulfat
e. Natrium klorida

Jawaban: D

Konsep: Sifat koligatif larutan

Penurunan titik beku larutan dapat ditentukan dengan

ΔTb = kbm → (larutan nonelektrolit)

ΔTb = kbmi = kbm [1 + (n-1)α] → (larutan elektrolit)

Larutan elektrolit mempunyai harga sifat koligatif yang lebih besar dari pada larutan nonelektrolit pada konsentrasi yang sama.

Larutan urea (nonelektrolit)

Larutan glukosa (nonelektrolit)

Larutan asam asetat (elektrolit)

CH3COOH → H+ + CH3COO (n = 2)

Larutan kalium sulfat (elektrolit)

K2SO4 → 2 K+ + SO42- (n = 3)

Larutan natrium klorida (elektrolit)

NaCl → Na+ + Cl (n = 2)

Karena K2SO4 mempunyai n yang lebih besar dari CH3COOH (asam asetat) dan NaCl (natrium klorida), maka penurunan titik beku paling tinggi pada konsentrasi yang sama terjadi pada larutan kalium sulfat (K2SO4).

13. Sebanyak 82 gram suatu zat non elektrolit dilarutkan dalam air hingga volume 1 Liter dan mempunyai tekanan osmotik sebesar 9,84 atmosfir pada suhu 270C. Jika tetapan R = 0,082 L atm/mol K, maka Mr zat tersebut adalah ….

a. 180
b. 205
c. 208
d. 214
e. 342

Jawaban: B

Konsep: Sifat koligatif larutan

82 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam air hingga 1 liter dan π = 9,84 atm, T = 270C, R = 0,082 L atm/mol K  Mr = ?

Tekanan osmotik larutan nonelektrolit

Mr = [(82 gram) (0,082 L atm/mol K) (300 K)] / [(9,84 atm) (1 L)

= 205

14. Di antara senyawa alkana berikut ini, yang diperkirakan akan mempunyai titik didih paling rendah adalah ….

a. N-pentana
b. 2-metil-butana
c. 2,2-dimetil propana
d. 2,2-dimetil butana
e. 2,3-dimetil butana

Jawaban: C

Konsep: Hidrokarbon

Semakin besar massa molekul relatif suatu senyawa hidrokarbon alkana, semakin panjang rantai karbonnya dan semakin tinggi titik leleh, titik didih, serta massa jenisnya. Sedangkan isomer alkana bercabang mempunyai titik didih lebih rendah.

15. Berdasarkan reaksi berikut:

  1. CH2=CH-CH3 + HCl → CH3-CHCl-CH3
  2. CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH=CH2 + KCl + H2O
  3. CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH2-CH2OH + KCl

Dari ketiga reaksi tersebut berturut-turut adalah ….

a. Adisi, eliminasi, substitusi
b. Adisi, substitusi, eliminasi
c. Eliminasi, substitusi, adisi
d. Adisi, substitusi, oksidasi
e. Oksidasi, adisi, eliminasi

Jawaban: A

Konsep: Senyawa hidrokarbon

CH2=CH-CH3 + HCl → CH3-CHCl-CH3 (reaksi adisi)

CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH=CH2 + KCl + H2O (reaksi eliminasi)

CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH2-CH2OH + KCl (reaksi substitusi)

Iklan

3 Tanggapan to “soal 11-15”

  1. Abdul mukit Says:

    Oke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: