Arsip untuk prinsip eksklusi pauli

Eksplanasi

Posted in Filsafat Kimia with tags , , , , , on Juni 23, 2011 by isepmalik

Perhatian terhadap bidang potensial lainnya dalam filsafat kimia sebagaimana mengenai reduksionisme adalah tentang sifat eksplanasi kimia. Terdiri dari apa eksplanasi dalam kimia kontemporer? Apakah eksplanasi merupakan hal “otonom” dari perhatian fisika? Dalam hal apakah?

 

Secara sepintas mungkin terpikir bahwa hubungan erat antara kimia dan fisika secara ontologis akan menjadi bias ketika eksplanasi kimia mendukung reduksionisme. Bagaimanapun, kita akan melihat bahwa ada alasan yang cerdas yang mendukung keotonoman eksplanasi kimia. Artinya, jika kita mengakui bahwa keteraturan dalam kimia mencontoh dari fisika, maka hal itu berguna untuk menggambarkan dan menjelaskan tingkat penyelidikan (sekunder) di dalam kimia.

 

Salah satu bentuk sangat penting dari eksplanasi yang meliputi semua bidang kimia, khususnya untuk penelitian mengenai kulit elektron atau orbital. Pembentukan ikatan, perilaku asam-basa, redoks kimia, fotokimia, reaktivitas, dll; semuanya dibahas secara teratur dengan mengacu pada pertukaran elektron antar berbagai jenis orbital.

 

Pendekatan ini secara sekilas tampaknya mendukung reduksi epistemologis kimia kepada fisika karena masalah tentang kulit elektron merupakan isu sentral fisika. Namun, pemeriksaan lebih kritis terhadap isu yang terlibat tidak mengungkapkan bahwa hal tersebut secara fundamental masuk dalam fisika. Ini muncul sebagai eksplanasi dalam hal orbital elektron dan memang semua berbicara tentang orbital dalam kimia, tidak didukung oleh pemahaman kita tentang mekanika kuantum. Fakta luar biasa yang terdapat dalam mekanika kuantum yang paling mendasar pada tingkat orbital elektron menjadi basis ontologis adalah berlebihan. Tidak ada orbital elektron menurut mekanika kuantum, meskipun ia tetap sebagai perangkat penjelasan yang sangat berguna. Hasil ini terkandung dalam versi yang lebih mendasar dari Prinsip Eksklusi Pauli, tapi sering dilupakan karena keterbatasan dan ketidakvalidan dari Prinsip yang tidak menjunjung tinggi gagasan orbital elektron (Scerri; 1991, 1995).

 

Situasi ini menunjukkan bahwa eksplanasi dalam kimia yang mengandalkan pada keberadaan elektron dalam orbital tertentu sebenarnya adalah “tingkat tertentu” dari eksplanasi yang tidak dapat direduksi atau dijamin mekanika kuantum.[1]Demikian, beberapa kasus eksplanasi dimana penjelasan tentang apa yang kita berusaha untuk tahu dalam eksplanasi kimia sepertinya mengusulkan bahwa kita menghindari penjelasan reduktif dan mendukung otonomi eksplanasi kimia.


[1] Anehnya, kesimpulan yang berlawanan tersebut banyak dipakai dalam bidang pendidikan kimia. Fakta bahwa eksplanasi kimia sering menggunakan orbital elektron merupakan alasan yang tidka tepat untuk mendasarkan presentasi kimia pada mekanika kuantum. Hal ini sesuai dengan “orbital fallacy”, dalam E. R. Scerri (1991), ‘Chemistry, Spectroscopy and the Question of Reduction’, Journal of Chemical Education, Vol. 68, hal 122-126.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.497 pengikut lainnya.