Archive for the Unsur-unsur Golongan Utama Category

Deskripsi Unsur-unsur Golongan Utama

Posted in Unsur-unsur Golongan Utama with tags , , , , , on Mei 4, 2012 by isepmalik

  • Unsur-unsur golongan IA di alam terdapat sebagai ion dalam batuan aluminosilikat kulit bumi. Sumber komersial natrium adalah halite (NaCl) dan air laut; sumber kalium adalah silvite (KCl) dan kamalit. Semua logam alkali bereaksi dengan air. Natrium dan litium dibuat melalui elektrolisis lelehan garam kloridanya. Unsur golongan alkali yang lain dibuat melalui reduksi lelehan klorida garamnya dengan natrium. Senyawa natrium yang penting adalah natrium hidroksida dan natrium karbonat. Natrium hidroksida diperoleh melalui elektrolisis larutan NaCl, digunakan untuk membuat kertas dan mengekstrak alumunium oksida dari bauksit. Natrium karbonat digunakan untuk membuat gelas. Kalium klorida merupakan bahan penting sebagai pupuk.
  • Unsur-unsur golongan IIA (logam alkali tanah) juga terdapat sebagai ion dalam batuan alumino-silikat. Sumber utama ion magnesium adalah air laut. Senyawa kalsium dibuat dari rumah kerang dan batu kapur. Semua logam alkali tanah bereaksi baik dengan asam maupun basa. Magnesium dibuat melalui elektrolisis kloridanya; unsur golongan IIA yang lain dibuat melalui reaksi reduksi. Magnesium merupakan logam penting yang digunakan dalam paduan logam untuk mengurangi bobot. Kalsium oksida diperoleh melalui pemanasan kalsium karbonat, dihasilkan dalam jumlah besar untuk industri baja, untuk pengolahan air, dan untuk proses kimia lain.
  • Unsur-unsur golongan IIIA, alumunium yang paling melimpah di alam (urutan ke-tiga). Boron kurang melimpah dan terdapat sebagai mineral seperti boraks (Na2B4O7.10H2O). Unsur boron tergolong semikonduktor dan bukan logam menurut sifat kimianya. Alumunium adalah logam reaktif yang larut baik dalam masam maupun basa, dan dibuat dalam jumlah besar untuk membuat paduan melalui elektrolisis reduksi alumunium oksida (proses Hall) diperoleh dari bauksit. Senyawa boron digunakan untuk membuat detergen (boraks) dan gelas (oksida borat). Senyawa alumunium yang penting adalah garam sulfat, Al2(SO4)3.18H2O. Senyawa ini digunakan dalam industri kertas dan penjernihan air.
  • Unsur-unsur golongan IVA menunjukkan perubahan terbatas dari non logam ke logam menurut tabel periodik dari atas ke bawah. Karbon terdapat sebagai alotrop non logam, grafit, dan intan. Silikon dan germanium memiliki struktur mirip intan, bedanya intan bersifat insulator, sedangkan silikon dan germanium semikonduktor. Walaupun struktur salah satu alotrop timah serupa intan tetapi tergolong logam. Timbal hanya memiliki bentuk logam. Bilangan oksidasi +4 terdapat pada karbon, silikon, dan germanium, sedangkan bilangan oksidasi +2 hanya terdapat pada timah dan timbal.
  • Unsur-unsur golongan VA, khususnya nitrogen terdapat sebagai zat molekuler, N2 berwujud gas. Phosfor mempunyai dua bentuk alotrop. Phosfor putih sangat reaktif dengan rumus molekul P4. Phosfor merah kurang reaktif dibandingkan fosfor putih. Bentuk umum arsen dan antimon serupa logam sedangkan bismut sifat logamnya terbatas.
  • Nitrogen dapat membentuk senyawa dengan biloks mulai dari -3 sampai +5. Amonia adalah senyawa penting nitrogen, dipakai sebagai pupuk nitrogen dan pembuatan asam nitrat melalui proses Oswald. Phosfor terbakar di udara membentuk P4O6 dan P4O10. Phosfor dan asam oksinya, H3PO4 merupakan industri kimia utama dan dipakai sebagai pupuk. Asam ortophosfat H3PO4 dapat melakukan reaksi kondensasi membentuk poliphosfat dan asam metaphosfat. Garam dari phosfat terkondensasi ini dipakai dalam detergen.
  • Unsur-unsur golongan VIA yang paling melimpah adalah oksigen. Di atmosfir, oksigen terdapat sebagai gas molekuler O2 yang dapat dicairkan. Belerang, selenium, dan telurium serupa dalam sifat kimianya. Belerang nonlogam, sedangkan selenium dan telurium semilogam. Belerang terdapat sebagai molekul S8. Belerang bebas ditambang melalui proses Frasch, dipakai dalam industri asam sulfat melalui proses kontak.
  • Unsur-unsur golongan VIIA (halogen) mempunyai sifat mirip. Halogen merupakan unsur bukan logam yang reaktif dengan rumus molekul X2. Klor diperoleh melalui elektrolisis larutan NaCl. Unsur-unsur golongan VIIIA atau gas mulia ditemukan ketika argon diisolasi dari udara.

(Sumber: Yayan Sunarya. (2003). Kimia Dasar: Prinsip-prinsip Kimia Terkini Jilid 2.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.499 pengikut lainnya.