Archive for the DAFTAR ISI BUKU Category

Evaluasi Pendidikan

Posted in Pendidikan with tags , , , , , on Juni 3, 2012 by isepmalik

Penulis        :    Drs. Wayan Nirkancana

Drs. P.P.N. Sumartana

Penerbit      :    Usaha Nasional

Tahun         :    1986

 

DAFTAR ISI

 

Kata Pengantar–i

Pengantar Penerbit–ii

Daftar Isi–iii

 

PENDAHULUAN–1

  1. Pengertian Evaluasi–1
  2. Fungsi Evaluasi dalam Pendidikan–3
  3. Prosedure Evaluasi–6
  4. Ruang Lingkup Evaluasi–12

BAB I        PERENCANAAN PENILAIAN HASIL BELAJAR–13

  1. Perencanaan Umum–14
  2. Persiapan Khusus–18

BAB II       METODE PENILAIAN HASIL BELAJAR–24

  1. Tes–25
  2. Observasi–46

BAB III     PEMILIHAN ATAU PENYUSUNAN TES HASIL BELAJAR–51

  1. Menyusun Lay Out–52
  2. Menulis Soal–54
  3. Menata Soal–55
  4. Menetapkan Skor–56
  5. Reproduksi Tes–56
  6. Analisa Empiris terhadap Suatu Tes Hasil Belajar–56

BAB IV     LANGKAH PENGUMPULAN DATA HASIL BELAJAR–58

  1. Pelaksanaan Tes Tertulis–58
  2. Pelaksanaan Tes Lisan–60
  3. Memberi Skor Tes Obyektif–61
  4. Memberi Skor Tes Essay–68

BAB V       VERIFIKASI DATA–71

  1. Tanda-Tanda Kesesatan–72
  2. Kemungkinan Sumber-Sumber Kesesatan–73
  3. Prosedure Verifikasi–74

BAB VI     ANALISA HASIL TES HASIL BELAJAR–76

  1. Mengubah Skor Mentah Menjadi Skor Standar–76
  2. Penyusunan Kategori Kesalahan–101
  3. Membuat Profil–106
  4. Mencari Indek Prestasi Kelompok–110
  5. Mencari Koefisien Variasi–111

BAB VII    PENAFSIRAN DAN PENGGUNAAN HASIL TES–113

  1. Penafsiran Individual–113
  2. Penafsiran Klasikal–116
  3. Penggunaan Hasil-Hasil Tes–121

BAB VIII  MENILAI KUALITAS TES–127

  1. Validitas Suatu Tes–127
  2. Reliabilitas Suatu Tes–131
  3. Tingkat Kesukaran dan Daya Beda Suatu Tes–134

TAMBAHAN STATISTIK ELEMENTER–145

  1. Distribusi Frekuensi–145
  2. Menghitung Angka Rata-Rata atau Mean [M] –151
  3. Mencari Standar Deviasi [SD] –154
  4. Cara Lain untuk Mencari Mean dan Standar Deviasi–157
  5. Teknik Korelasi–160

BAB IX     MENILAI INTELIGENSI ATAU BAKAT SEKOLAH–175

  1. Definisi Inteligensi–175
  2. Teori-Teori Inteligensi–176
  3. Sejarah Pengukuran Inteligensi–179
  4. Methode Pengukuran Inteligensi–184
  5. Tes Binet-Simon–185
  6. Tes Wechsler–189
  7. Tes Army Alpa dan Army Beta–192
  8. Tes Menggambar Orang–194
  9. Tes Labirin–195
  10. Tes Progresive Matrices–195
  11. Perbandingan antara tes Hasil Belajar dengan Tes Bakat Akademis–198
  12. Validitas dan Reliabilitas Tes Inteligensi–200
  13. Penggunaan Tes Inteligensi–200

BAB X       MENILAI BAKAT-BAKAT KHUSUS–204

  1. Pengertian Bakat [Attitude] –204
  2. Methode Penilaian–205
  3. Analisa Tes Bakat–216

BAB XI     MENILAI KESIAPAN BELAJAR–221

  1. Pengertian Kesiapan Belajar–221
  2. Methode Penilaian Terhadap Kesiapan Belajar–222
  3. Penggunaan Hasil Tes Kesiapan Belajar–227

BAB XII    MENILAI MINAT–229

  1. Pengertian dan Pentingnya Minat–229
  2. Pentingnya Pengukuran Minat–230
  3. Methode Pengukuran Minat–232

BAB XIII  MENILAI PENYESUAIAN SOAL–243

  1. Konsepsi dan Definisi tentang Penyesuaian Sosial–244
  2. Kesukaran-Kesukaran dalam Pengukuran Penyesuaian Sosial–246
  3. Beberapa Methode untuk Menilai Penyesuaian Sosial–247

BAB XIV  MENILAI SIKAP–275

  1. Pengertian Sikap–275
  2. Methode Pengukuran Sikap–276

BAB XV    MENILAI KEPRIBADIAN–296

  1. Arti Kepribadian–296
  2. Methode Penilaian Kepribadian–299

LAMPIRAN-LAMPIRAN–333

Lampiran I–333

Lampiran II–334

KEPUSTAKAAN–335

Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik

Posted in filsafat with tags , , , , , on Mei 24, 2012 by isepmalik

© UINJakartaPress 2005

Penyunting: Abd. Syakur Dj.

 

Cetakan I, Juli 2005/Jumadi Al-Ula 1426 H

Diterbitkan oleh Penerbit Arasy

Penerbit Mizan Pustaka

Anggota IKAPI

Jl. Yodkali No. 16Bandung40124

Telp. (022) 7200931 – Faks, (022) 7207038

e-mail: arasy@yahoo.com

http://www.mizan.com

bekerja sama dengan

UINJakartaPress

 

ISBN 979-3551-11-9

 

 

Isi Buku

 

 

Transliterasi–5

Tentang Penulis–7

Reintegrasi Ilmu-ilmu: Sebuah Demontrasi

Pengantar Dr.Haidar Bagir–11

Prolog–15

 

  1. Problem–19
  2. Tauhid–Prinsip Utama Integrasi Ilmu–32
  3. Basis Integrasi Ilmu-ilmu Agama dan Umum–44
  4. Integrasi Objek-objek Ilmu–58
  5. Integrasi Bidang Ilmu: Metafisika–72
  6. Integrasi Bidang-Bidang Ilmu II: Matematika dan Fisika–86
  7. Integrasi Sumber Ilmu–100
  8. Integrasi Pengalaman Manusia–116
  9. Integrasi Metode Ilmiah–132
  10. Integrasi Penjelasan Ilmiah–148
  11. Integrasi Ilmu Teoritis dan Praktis–162
  12. Psikologi: Sebuah Studi Kasus–177

 

Epilog–192

Apendiks: Reintegrasi Ilmu–197

Catatan-catatan–225

Indeks–239

Dan Tuhan Tidak Bermain Dadu

Posted in Kuantum with tags , , , , , on Mei 5, 2012 by isepmalik

DAN TUHAN TIDAK BERMAIN DADU

ARGUMEN BAGI KETERCIPTAAN ALAM SEMESTA

 

Diterjemahkan dari God, Chance and Necessity

Karya Keith Ward

 

Terbitan Oneworld,Oxford, 1996

Published by arrangement with Oneworld Publication,Oxford,England

© 1996 by Keith Ward

 

Hak Terjemahan Bahasa Indonesia ada pada Penerbit Mizan

 

Penerjemah: Larasmoyo

Penyunting: Trisno S. Sutanto

 

Cetakan I, Rajab 1423/September 2002

 

Diterbitkan oleh Penerbit Mizan

Anggota IKAPI

 

Jln. Yodkali No. 16,Bandung40124

Telp. (022) 7200931 – Faks. (022) 7207038

e-mail: info@mizan.com

http://www.mizan.com

 

ISBN 979-433-310-7

 

 

Isi Buku

 

Pujian untuk buku ini–5

Tentang penulis–11

Ucapan terima kasih–13

Pengantar Armahedi Mahzar–15

Pendahuluan–29

 

1].   Asal-Muasal Alam Semesta

Alam semesta: suatu fakta murni? –39

Alam semesta: dapat sepenuhnya dipahami? –50

Dunia abstrak fisika: the fallacy of misplaced concreteness–54

Hubungan antara matematika dan dunia: tiga kekeliruan–57

Batas-batas pemahaman manusia–60

 

2].  Sesuatu bagi Ketiadaan: Taruhan yang Meragukan

Sesuatu dari ketiadaan: empat jebakan logis–63

Bagaimana ketiadaan berfluktuasi: usulan yang mencengangkan–69

Bagaimana beberapa kemungkinan tidak mungkin–75

Memotong jebakan kosmik–78

 

3].  Ke Mana Semesta Bergerak?

Entropi dan tujuan–81

Hukum alam: kitab aturan tuhan–84

Pencipta jaringan yang menampak–90

Akal tuhan–92

 

4].  Darwin dan Seleksi Alamiah

Evolusi: proses kosmik–97

Seleksi alamiah: kemajuan tak tentu–102

Seberapa banyak yang dapat dijelaskan oleh seleksi alamiah? –107

Kemajuan dalam evolusi: kemenduaan Darwin–111

Perbedaan yang dibuat Tuhan–116

Tindakan Tuhan–120

Perang alam: pandangan suram Darwin–126

Evolusi dan kejatuhan dalam dosa–130

Evolusi dan tujuan–133

 

5].  Metafisika Teisme

Apakah Tuhan suatu hipotesis ilmiah? –137

Tuhan dan metafisika–140

Apakah gagasan tentang tuhan mubazir? –143

 

6].  Keagungan Rencana Kehidupan

Argumen proses kumulatif: kocokan kartu yang mencengangkan–149

Wortel kosmik: atau mengapa yang sederhana tidaklah begitu sederhana–152

Mengapa Tuhan bukan sesuatu yang mungkin [tetapi sangat pasti!]–158

Kekeliruan percampuran kosmik–163

Mengapa mutasi bukan suatu kesalahan–166

Mata dan cerita-cerita lainnya–169

Kode kehidupan: rencana sang perancang–176

 

7].   Evolusi dan Tujuan

Rumput liar semesta: mengapa tidak ada–181

Pembalikan besar–188

Gen yang altruistik–191

Gagasan tentang nilai intrinsik–193

 

8].  Otak dan Kesadaran

Misteri kesadaran–199

Apa yang dicium seekor anjing–202

Mengapa dunia sehari-hari tidak lenyap–204

Tiga dunia pengalaman manusia–207

Kesadaran sebagai tujuan evolusi–211

Hukum kedua termodinamika dan tujuan penciptaan–215

 

9].  Masa Depan Evolusi

Apakah mem mengatakan kebenaran? –221

Permainan kebenaran–224

Kehendak atas kekuasaan: Darwinisme sosial–229

Etika evolusioner–235

Keluar dari tirani gen-gen–242

Tahap kedelapan–245

 

10].         Penderitaan dan Kebaikan

Apakah evolusi kejam? –249

Harga ciptaan: semesta yang integral–251

Konsekuensi-konsekuensi kebebasan–255

Memilih kehidupan–258

Tujuan evolusi–262

 

Catatan-catatan–267

Kepustakaan–279

Indeks–285

Manajemen Penelitian

Posted in Manajemen Penelitian with tags , , , , , on Mei 2, 2012 by isepmalik

Judul         :    Manajemen Penelitian

Penulis     :    Prof. Dr. Suharsimi Arikunto

Penerbit   :    Rineka Cipta

Tahun       :    2000

 

 

Daftar Isi

 

KATA PENGANTAR–v

DAFTAR TABEL–xiii

DAFTAR GAMBAR–xvii

 

BAB I       PENDAHULUAN

  1. Uraian Pengantar–1
  2. Garis Besar Isi Buku–3

BAGIAN PERTAMA

BAB II      MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN

  1. Manfaat Proposal Penelitian–9
  2. Isi Proposal Penelitian–13

Rangkuman–25

BAB III    MERUMUSKAN JUDUL DAN PROBLEMATIKA PENELITIAN

  1. Proposal Pemilihan Problematika dan Judul Penelitian–28
  2. Unsur-Unsur yang Dipertimbangkan dalam Merumuskan Problematika dan Judul Penelitian–38

Rangkuman–53

BAB IV    MERUMUSKAN HIPOTESIS PENELITIAN

  1. Pengertian Hipotesis–55
  2. Jenis-Jenis Hipotesis–60
  3. Penelitian Tanpa Hipotesis–67

Rangkuman–71

BAB V      MENGKAJI BAHAN PUSTAKA

  1. Pengertian dan Penelitian Kaji Pustaka–74
  2. Bagian Pra-Persiapan Penelitian–77
  3. Cara-cara Mengkaji Bahan Pustaka–81

Rangkuman–106

BAB VI    MENENTUKAN SUBJEK PENELITIAN

  1. Pengertian Subjek Penelitian, Responden Penelitian dan Sumber Data–111
  2. Analisis dan Subjek Penelitian–117
  3. Besarnya Subjek Penelitian–119
  4. Teknik Menentukan Sampel–125

Rangkuman–130

BAB VII   MEMILIH INSTRUMEN PENGUMPUL DATA

  1. Metode dan Instrumen Pengumpulan Data–134
  2. Kedudukan Instrumen Pengumpulan Data dalam Penelitian–148
  3. Faktor-faktor yang Dipertimbangkan dalam Memilih Instrumen Pengumpulan Data–151

Rangkuman–153

BAB VIII MEMANTAPKAN PROPOSAL PENELITIAN

  1. Pengetian dan Pentingnya Memantapkan Proposal Penelitian–156
  2. Rambu-rambu Penilaian Proposal–157

Rangkuman–163

BAGIAN KEDUA

BAB IX    MENGATUR PERENCANAAN PENELITIAN

  1. Mengatur Personalia Penelitian–167
  2. Mengkaji Proposal Penelitian–170
  3. Menyusun Jadwal Pelaksanaan Penelitian–173

Rangkuman–175

BAB X      MENYUSUN INSTRUMEN PENELITIAN

  1. Langkah-langkah dalam Menyusun Instrumen–178
  2. Menyusun Butir-Butir Instrumen Pengumpulan Data–189
  3. Komponen-komponen Kelengkapan Instrumen–196

Rangkuman–198

BAB XI    MENYIAPKAN KANCAH PENELITIAN

  1. Menyiapkan Subjek Penelitian–200
  2. Mengurus Perijinan Penelitian–202
  3. Melakukan Penelitian Pendahuluan–206
  4. Memilih Calon Subjek Penelitian–208

Rangkuman–214

BAB XII  MELAKSANAKAN UJICOBA INSTRUMEN

  1. Pentingnya Kegiatan Ujicoba Instrumen Pengumpul Data–215
  2. Cara Melaksanakan Ujicoba Instrumen Pengumpul Data–222
  3. Mengadakan Latihan Menggunakan Instrumen Pengumpul Data–263

Rangkuman–266

BAGIAN KETIGA

BAB XIII PELAKSANAAN PENLITIAN EKSPERIMEN

  1. Pengertian Penelitian Eksperimen–272
  2. Penelitian “Pengukuran Sesudah Kejadian” [PSK] –280

Rangkuman–289

BAB XIV PELAKSANAAN PENELITIAN EVALUASI

  1. Pengertian dan Pentingnya Penelitian Evaluasi–292
  2. Jenis Pelaksanaan Penelitian Evaluasi–294
  3. Penelitian evaluasi dan Evaluasi Pendidikan–
  4. Cara-cara Melaksanakan Penelitian Evaluasi–296

Rangkuman–298

BAB XV   PENELITIAN DESKRIPTIF

  1. Pengertian Penelitian Deskriptif–309
  2. Penelitian Survai–312
  3. Penelitian Kasus [Case Studies] –314
  4. Penelitian Perkembangan [Developmental Studies] –316
  5. Penelitian Tindak Lanjut [Follow-up Studies] –320
  6. Penelitian Analisis Dokumen [Documentary Analysis] –321
  7. Penelitian Korelasional [Correlational Studies] –326

Rangkuman–330

BAB XVI PENELITIAN HISTORIS

  1. Pengertian dan Manfaat Penelitian Historis–332
  2. Prosedur dalam Penelitian Historis–334

Rangkuman–341

BAB XVII    ANALISIS DATA PENELITIAN DESKRIPTIF

  1. Analisis Data dengan Teknik Analisis Deskriptif Kuantitatif–344
  2. Analisis Data dengan Teknik Analisis Deskriptif Kualitatif–350
  3. Analisis Data dengan Teknik Statistik Deskriptif–357

Rangkuman–386

BAB XVIIIANALISIS STATISTIK INFERENSIAL

  1. Faktor-faktor yang Dipertimbangkan dalam Menggunakan Rumus Statistik–388
  2. Pengujian Data–391
  3. Strategi Statistik Inferensial–418

BAB XIX ANALISIS DATA PENELITIAN EKSPERIMEN

Berbagai Model Penelitian Eksperimen–502

Rangkuman–515

BAB XX   ANALISIS VARIANS

  1. Pengertian dan Manfaat Anava–517
  2. Macam Anava dan Harga-harga yang Diperlukan–527
  3. Analisis Varians Satu Jalan–532
  4. Analisis Varians Dua Jalan–546
  5. Analisis Varians Tiga Jalan–558
  6. Analisis Regressi [Anareg] –579

BAGIAN KELIMA: MENYUSUN LAPORAN PENELITIAN

BAB XXI KERANGKA LAPORAN PENELITIAN

  1. Pengertian dan Makna Laporan Penelitian–600
  2. Garis Besar Isi Laporan–601
  3. Berbagai Model Laporan Penelitian–606

Rangkuman–610

BAB XXII    POKOK ISI LAPORAN PENELITIAN

  1. Bagian-bagian dari Laporan Penelitian–612
  2. Bagian Utama Laporan–613

Rangkuman–632

BAB XXIIIBAGIAN PELENGKAP DAN TATA TULIS LAPORAN PENELITIAN

  1. Pelengkap Laporan Penelitian–634
  2. Rambu-rambu Penilaian Laporan Penelitian–639

Strategi Belajar Mengajar

Posted in Pendidikan with tags , , , , , on Mei 2, 2012 by isepmalik

Strategi Belajar Mengajar

(SBM)

Untuk Fakultas Tarbiyah

Komponen MKDK

 

Drs. H. Abu Ahmadi

Drs. Joko Tri Prasetya

 

Copyright © 1997 CV. Pustaka Setia

 

CV. Pustaka Setia

Jl. BKR (Lingkar Selatan) No. 162

Telp (022) 5210588. Fax. (5224105)

Bandung(40253)

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR–5

DAFTAR ISI–7

 

BAB I PENGERTIAN, PENGGOLONGAN, PELAKSANAAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR, DAN ASAS-ASAS MENGAJAR–11

  1. Pengertian Strategi Belajar Mengajar–11
  2. Penggolongan Strategi Belajar Mengajar–15
    1. Penggolongan Strategi Belajar Mengajar–15
    2. Dasar-dasar untuk Menggolongkan Strategi Belajar Mengajar–26
  3. Pelaksanaan Strategi Belajar Mengajar–32
    1. Tahap-tahap Pengelolaan dan Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar–32
    2. Pelaksanaan Belajar Mengajar–33
    3. Komponen-komponen Belajar Mengajar–34
    4. Jenis-jenis Belajar–34
  4. Asas-asas Mengajar (Didaktik) –39
    1. Pengertian Mengajar (Didaktika) –39
    2. Pandangan Asas-asas Mengajar dari Beberapa Ahli–40
    3. Hubungan Asas Mengajar dengan Strategi Belajar Mengajar–45
  5. Rangkuman–46
  6. Pelatihan–48

BAB II METODE BELAJAR MENGAJAR–52

  1. Pengertian Metode Mengajar–52
  1. Pengertian Metode Mengajar–52
  2. Macam-macam Metode Mengajar dan Penggunaannya–53
  1. Jenis-jenis dan Prosedur Penggunaan Metode Pengajaran–74
  1. Jenis Metode Mengajar Berdasarkan Aspek Pendekatan Pengajaran–74
  2. Jenis Metode Mengajar Berdasarkan Aspek Pengorganisasian Siswa–87
  1. Prinsip-prinsip Umum yang Mendasari Metode Pengajaran–103
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses dan Hasil Belajar–103
  2. Perlunya Motivasi dan Tujuan Belajar–111
  3. Perlunya Mengetahui Taraf Kematangan dan Perbedaan Individual–112
  1. Rangkuman–116
  2. Pelatihan–117

BAB III INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR SEBAGAI PROSES KOMUNIKASI PENDIDIKAN–118

  1. Interaksi Belajar Mengajar (IBM) –118
  1. Pengertian IBM–118
  2. Ciri-ciri IBM–118
  1. Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) –120
  1. Pengertian CBSA–120
  2. Latar Belakang–121
  3. Cara Belajar Aktif–122
  4. Rasional CBSA–123
  5. Jenis-jenis dan Bentuk Kegiatan Belajar Aktif–125
  6. Prinsip-prinsip CBSA–129
  1. Macam-macam Teknik Penyajian–131
  1. Teknik Penyajian dengan Tanya Jawab–131
  2. Teknik Pemberian Tugas dan Resitasi–133
  3. Teknik Ceramah–137
  4. Teknik Penyajian secara Kasus–140
  5. Teknik Penyajian secara Sistem Regu–142
  6. Teknik Penyajian secara Interaksi Massa–144
  1. Rangkuman–155
  2. Pelatihan–155

BAB IV BELAJAR TUNTAS–156

  1. Rasional Perlunya Belajar Tuntas–156
  2. Strategi Belajar Tuntas–157
  3. Ciri-ciri Belajar Tuntas–158
  4. Perencanaan Belajar Tuntas–159
  5. Pelaksanaan Belajar Tuntas–162
  6. Keunggulan dan Kelemahan Belajar Tuntas–165
  7. Rangkuman–167
  8. Pelatihan–167

BAB V PROGRAM TUTORIAL–168

  1. Rasional Program Tutorial–168
  2. Pengertian Tutorial–169
  3. Beberapa Tujuan dan Fungsi Tutorial–169
  4. Urutan Pelaksanaan Tutorial–170
  5. Jenis Kegiatan Tutorial–170
  6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Tutorial–171
  7. Tujuan, Jenis, Aspek dan Alat Penilaian dalam Tutorial–171
  8. Rangkuman–173
  9. Pelatihan–173

BAB VI PUSAT BELAJAR MODULAR–174

  1. Jenis-jenis Pusat Belajar Mengajar–174
  2. Prinsip-prinsip Penggunaan Pusat Belajar Modular–175
  3. Langkah-langkah Pengembangan Pusat Belajar Modular–178
  4. Pelatihan–181

PELATIHAN PENDALAMAN SOAL-SOAL–181

DAFTAR PUSTAKA–189

Sains dan Problem Ketuhanan

Posted in Agama, Sains with tags , , , , , on April 30, 2012 by isepmalik

© Kanisius 1995

PENERBIT KANISIUS (Anggota IKAPI)

Jl. Cempaka 9. Deresan,Yogyakarta55281

Kotak Pos 1125/Yk,Yogyakarta55011

Telepon (0274) 588783, 565996, Fax (0274) 563349

e-mail: kanissrn@yogya.wasantara.net.id

http://yogya.wasantara.net.id/kanisius/books.htm

ISBN 979-497-432-3

 

 Daftar Isi

 

KATA PENGANTAR–1

PRAKATA–5

DAFTAR ISI–7

 

 

Bagian 1:   PENDAHULUAN–11

Bab I.         Sains Berparadigma baru: Sebuah Catatan Pendahuluan–13

Bab II.        Refleksi Sains dalam perspektif Historis–19

  1. Penelaahan Ilmu Berdasarkan Sejarah Ilmu–20
  2. Revolusi Sains Menurut Thomas S. Kuhn–21
  3. Antara The New Story of Science dan The Old Story of Science–24

 

Bagian 2:   AYUNAN PENDULUM MENUJU SAINS BERPARADIGMA BARU–27

Bab III.      Kisah Lama–29

  1. Yang Ada Hanyalah Materi–30
  2. Tidak Ada Keindahan dalam Benda-benda–33
  3. Allah yang Dicampakkan–34
  4. Mekanisme Mesin dalam Manusia dan Masyarakat–35
  5. Keterpecahan “Dunia” –37
  6. Keterputusan dengan “Yang Lampau” –42
  7. Kesimpulan–42

Bab IV.       Kisah Baru–45

  1. Pentingnya Peranan Pikiran dalam Sains–46
  2. Keindahan, sebuah Realitas Penting dalam Sains–50
  3. Data-data Empiris dan Fenomena Keberadaan Allah–52
  4. Manusia dan Masyarakat dengan Nilai-nilai Humanistik–58
  5. “Dunia” yang Satu dan Pasti–61
  6. Kesinambungan dengan “Yang Lampau” –63
  7. Antara “Kisah Lama” dan “Kisah Baru”: Perspektif Menyeluruh–67

1.1. Keluasan (Vastness) –67

2.2. Sifat Menggabungkan (Unity) –68

3.3. Kecerahannya (Light) –69

8.  Kesimpulan–72

 

Bagian 3:   IMPLIKASI BAGI KOSMOLOGI

DAN FILSAFAT KETUHANAN–73

Bab V.        Sains Berparadigma Baru dan Dunia Biologi: Alam yang Bijaksana–75

  1. Biologi Modern–78
  2. Biologi Baru–81

1.1. Kehidupan yang Jauh Lebih Kompleks dari Sekedar Mesin–82

2.2. Fenomena Binatang dan manusia yang Jauh dari Gambaran Mekanis–83

3.3. Makhluk Hidup yang Saling Bekerjasama–85

4.4. Keharmonisan antara Makhluk Hidup dan Lingkungannya–87

5.5. Asal-usul Kehidupan dan Fenomena Allah–88

6.6. Adanya “Tujuan” dalam Makhluk Hidup–92

7.7. Kehidupan dan Makhluk Hidup yang Tersusun dalam sebuah Hierarki–94

3.  Menuju Biologi Baru: Perspektif Menyeluruh–96

4.  Kesimpulan–99

Bab VI.       Sains Berparadigma Baru dan Keberadaan Allah: Sebuah Argumentasi Teleologis–101

  1. Keberadaan Allah: Pendekatan Intuitif–102
  2. Munculnya Pemahaman Kosmologi yang Baru–103

1.1   Teori Dentuman Besar–103

2.2   The Large-Number Hypothesis–105

3.3   The Anthropic Principle–106

3.  Hasil-hasil yang Tersimpan dalam Fosil–107
4.  Keberadaan Allah dan Kompleksitas dalam Bidang Biokimia dan Fenomena Keberadaan Allah–111
5.  Kesimpulan–114

 

Bagian 4:   PENUTUP–115

Bab VII.     Kosmologi dan Dimensi Religiositasnya: Uraian dan Komentar Kritis–117

  1. Problem Penciptaan–119
  2. Jalan-jalan Terbuka Menuju Allah–finalitas–121
  3. Perdebatan antara Allah sebagai “Penutup Lubang” dan Allah sebagai “Yang Lahir” secara Hakiki dalam Sains–125

Bab VIII.    Wacana Penutup–127

 

DAFTAR PUSTAKA–133

INDEKS NAMA–135

INDEKS UMUM–138

Menyatu dengan Semesta; Menyingkap Batas Antara Sains dan Spiritualitas

Posted in Kuantum with tags , , , , , on April 30, 2012 by isepmalik

Penulis        :    Fritjof Capra

Penerbit      :    Fajar Pustaka

Tahun         :    1999

 

 

Daftar Isi

 

Daftar Isi–v

Pengantar–vii

Ucapan Terima Kasih–xi

Pemikiran–xiii

 

BAB I        PENGANTAR–1

BAB II       ILMU PENGETAHUAN DAN TEOLOGI–14

  1. Tujuan Ilmu Pengetahuan dan Teologi–15
  2. Metode Ilmu Pengetahuan dan Teologi–35
  3. Paradigma-Paradigma Ilmu Pengetahuan dan Teologi–57
  4. Teologi–57
  5. Paradigma Kristiani–96

BAB III     PERGESERAN PARADIGMA DEWASA INI [Beberapa Komentar Umum–116

BAB IV     KRITERIA PEMIKIRAN BARU DALAM ILMU PENGETAHUAN DAN TEOLOGI138

  1. Pergeseran dari Bagian-Bagian Kepada Keseluruhan–139
  2. Pergeseran dari Struktur kepada Proses–200
  3. Pergeseran dari Ilmu Pengetahuan Objektif kepada Pengetahuan “Epistemik”–212
  4. Pergeseran dari Bangunan kepada Jaringan sebagai Metafor Pengetahuan–231
  5. Pergeseran dari Kebenaran kepada Penggambaran Kira-Kira¾252

BAB V       IMPLIKASI-IMPLIKASI SOSIAL PEMIKIRAN PARADIGMA BARU DALAM ILMU PENGETAHUAN DAN TEOLOGI–284

BIBLIOGRAFI–355

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.499 pengikut lainnya.