Archive for the Bank Soal Kimia Category

Soal no. 36-40

Posted in Bank Soal Kimia on Desember 1, 2010 by isepmalik

14.1     Suatu gas yang mempunyai tekanan mula-mula 15,0 atm dan volume 10,0 L dibiarkan mengembang secara isotermal dalam dua langkah. Pada langkah pertama tekanan luar dibuat konstan, yaitu 7,50 atm dan pada langkah kedua, tekanan luar dibuat sebesar 1,00 atm. Berapa harga q dan w untuk tiap-tiap langkah? Berapa hasil akhir dari perubahan pada energi dalam dinyatakan dengan 1 atm untuk sistem dan lingkungan? Anggap suatu gas ideal?

14.2     Suatu gas dengan volume mula-mula 50,0 m3 dan tekanan mula-mula 200 kPa. Hitung usaha yang dilakukan oleh gas dalam kilojoule. Jika gas idealnya dan ekspansinya isotermal, berapa harga q untuk gas dalam kilojoule?

14.3     Jika 500 mL gas dimampatkan sampai 250 mL pada tekanan luar yang konstan sebesar 3,00 atm dan akan mengabsorsi kalor sebesar 12,6 kJ, berapa harga q, w, dan ΔE dari gas dalam kilojoule? Berapa harga ΔE untuk lingkungannya?

14.4     Dalam suatu perubahan, sistem mengabsorpsi kalor sebanyak 35 J dan dilakukan usaha 40 J pada sistem tersebut.

(a)     Berapa harga q, w, dan ΔE untuk sistem?

(b)    Berapa harga q, w, dan ΔE untuk lingkungan?

14.5     Untuk reaksi-reaksi cairan dan zat padat, harga ΔE dan ΔH-nya hampir sama. Mengapa?

Soal no. 31-35

Posted in Bank Soal Kimia on Desember 1, 2010 by isepmalik

14.1     Suatu gas nyata akan mendingin sedikit jika dibiarkan mengembang secara adiabatik ke dalam suatu wadah kosong.

(a)     Bagaimana dengan suhu suatu gas ideal apabila dilakukan seperti di atas?

(b)    Kesimpulan apa yang dapat diambil mengenai ΔE, q, dan w untuk ekspansi isotermal dari gas nyata?

14.2     Mengapa harga ΔE = 0 untuk mencapai ekspansi isotermal dari suatu gas ideal?

14.3     Misalkan suatu pegas baja ditekan sedemikian rupa, sehingga tak dapat mengembang, kemudian dilarutkan dalam HCl. Apa yang terjadi dengan energi potensialnya yang tersimpan di dalam pegas?

14.4     Keuntungan apa yang didapat dari satuan SI untuk tekanan dan volume dalam menghitung usaha tekanan-volume?

14.5     Mengapa umumnya kita lebih peduli terhadap perubahan entalpi daripada perubahan energi dalam?

Soal no. 26-30

Posted in Bank Soal Kimia on Desember 1, 2010 by isepmalik

14.1     Apabila dilihat dari sudut penelitian, bagaimana suatu perubahan dapat dilakukan secara (a) isotermal, (b) adiabatik.

 

14.2     Nyatakan hukum I termodinamika.

Jawaban:

Jika pada suatu sistem mengalami berbagai perubahan yang akhirnya akan mengembalikan ke keadaan semula, jumlah perubahan energinya sama dengan nol.

14.3     Berdasarkan molekuler, mengapa harga E merupakan fungsi keadaan?

14.4     Apa mesin yang bergerak secara terus menerus itu? Mengapa alat semacam ini menurut hukum termodinamika pertama tidak mungkin?

14.5     Mengapa tak mungkin untuk mengukur atau menghitung harga E suatu sistem?

Jawaban:

Karena tidak diketahui secara pasti kecepatan pergerakan suatu benda (sehingga energi kinetiknya tak dapat ditentukan), dan juga tidak dapat diperhitungkan semua gaya tarik-menarik dan gaya tolak-menolak yang diterima oleh partikel-partikel dari suatu sistem (sehingga tak dapat ditentukan energi potensial totalnya).

Soal no 21-25

Posted in Bank Soal Kimia on Desember 1, 2010 by isepmalik

14.1     Secara tak langsung, apa yang dimaksud dengan kata termodinamika?

Jawaban:

Perubahan energi yang mengikuti proses kimia dan fisika.

14.2     Buat definisi dari: sistem, lingkungan, perubahan isotermal, perubahan adiabatik, dan fungsi keadaan.

Jawaban:

Sistem adalah sebagian dari alam semesta yang sedang dipelajari. Lingkungan adalah sesuatu yang berada di luar sistem. Perubahan isotermal adalah perubahan yang terjadi pada suhu tetap. Perubahan adiabatik adalah perubahan yang terjadi pada sistem yang diisolasi dari lingkungan sehingga tidak ada tidak ada kalor yang dapat mengalir. Fungsi keadaan adalah suatu jumlah yang nilainya hanya tergantung dari keadaan sistem pada saat tersebut dan tidak tergantung dari keadaan sistem sebelumnya.

14.3     Sebutkan macam-macam usaha yang dapat dilakukan sistem pada lingkungannya.

Jawaban:

Usaha listrik, usaha ekspansi, usaha kompresi

14.4     Apa yang diartikan dengan istilah “perubahan yang spontan”.

Jawaban:

Perubahan yang terjadi tanpa bantuan luar.

14.5     Apa itu proses reversibel?

Jawaban:

Tiap perubahan di mana adanya “gaya” lawan diimbangi oleh gaya kebalikannya.

soal 16-20

Posted in Bank Soal Kimia on Agustus 27, 2010 by isepmalik

16. Nama senyawa yang benar dari:

CH3-CH-CH-CH3

│     │

CH3 C=O

H

Adalah ….

a. Heksanal
b. 2-butanal
c. 2-metil pentanal
d. 3-metil-2-butanal
e. 2,3-dimetil butanal

Jawaban: E

Konsep: Gugus fungsi senyawa karbon

4CH3-3CH-2CH-CH3

│      │

CH3 1C=O

H

Nama senyawa di atas adalah 2,3-dimetil butanal.

17. Suatu senyawa karbon dengan rumus molekul C2H6O dapat bereaksi dengan logam natrium dan juga dengan PCl3. Berdasarkan hal ini, senyawa karbon tersebut mengandung gugus fungsi ….

a. –OH
b. –O-
c. –CO-
d. –COH
e. –CO2-

Jawaban: B

Konsep: Reaksi senyawa karbon

Senyawa hidrokarbon yang mempunyai rumus molekul C2H6O adalah kelompok alkohol atau eter, tetapi yang dapat bereaksi dengan logam natrium (Na) dan PCl3 adalah eter gugus fungsi eter adalah: R–O–R.

18. Senyawa dengan rumus struktur sebagai berikut diberi nama ….

  1. Fenilasetal
  2. Asam benzoat                                  -COOH
  3. Hidroksi benzena
  4. Asam toluat
  5. Asam benzofenolut

Jawaban: B

Konsep: Senyawa aromatik

Rumus struktur senyawa di atas adalah asam benzoat.

19. Rumus senyawa di bawah digunakan sebagai ….

a. Pengawet                             OH
b. Pemanis
c. Antiseptik
d. Penambah rasa
e. Antioksidan

Jawaban: C

Konsep Senyawa aromatik

Senyawa dengan rumus struktur ini adalah fenol (hidroksi benzena) dan banyak digunakan sebagai desinfektan (antiseptik) dan pewarna plastik.

20. Perhatikan lima buah polimer di bawah ini:

  1. Polivinil asetat
  2. Polisakarida
  3. Poliisoprena
  4. Polivinil klorida
  5. Polietena

Pasangan polimer yang termasuk polimer alam adalah ….

a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 2 dan 4
d. 3 dan 4
e. 3 dan 5

Jawaban: B

Konsep: Polimer (makromolekul)

Polisakarida dan poliisoprena adalah contoh polimer alam.

soal 11-15

Posted in Bank Soal Kimia on Agustus 27, 2010 by isepmalik

11. Tinta merupakan sistem koloid yang fasa terdispersi dan medium pendispersinya adalah ….

a. Gas-padat
b. Cair-gas
c. Padat-gas
d. Cair-padat
e. Padat-cair

Jawaban: E

Konsep: Koloid

Tinta merupakan sistem koloid yang fasa terdispersinya pada dan medium pendispersinya cair.

12. Di antara larutan-larutan berikut ini yang mempunyai penurunan titik beku paling tinggi pada konsentrasi yang sama adalah ….

a. Urea
b. Glukosa
c. Asam asetat
d. Kalium sulfat
e. Natrium klorida

Jawaban: D

Konsep: Sifat koligatif larutan

Penurunan titik beku larutan dapat ditentukan dengan

ΔTb = kbm → (larutan nonelektrolit)

ΔTb = kbmi = kbm [1 + (n-1)α] → (larutan elektrolit)

Larutan elektrolit mempunyai harga sifat koligatif yang lebih besar dari pada larutan nonelektrolit pada konsentrasi yang sama.

Larutan urea (nonelektrolit)

Larutan glukosa (nonelektrolit)

Larutan asam asetat (elektrolit)

CH3COOH → H+ + CH3COO- (n = 2)

Larutan kalium sulfat (elektrolit)

K2SO4 → 2 K+ + SO42- (n = 3)

Larutan natrium klorida (elektrolit)

NaCl → Na+ + Cl- (n = 2)

Karena K2SO4 mempunyai n yang lebih besar dari CH3COOH (asam asetat) dan NaCl (natrium klorida), maka penurunan titik beku paling tinggi pada konsentrasi yang sama terjadi pada larutan kalium sulfat (K2SO4).

13. Sebanyak 82 gram suatu zat non elektrolit dilarutkan dalam air hingga volume 1 Liter dan mempunyai tekanan osmotik sebesar 9,84 atmosfir pada suhu 270C. Jika tetapan R = 0,082 L atm/mol K, maka Mr zat tersebut adalah ….

a. 180
b. 205
c. 208
d. 214
e. 342

Jawaban: B

Konsep: Sifat koligatif larutan

82 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam air hingga 1 liter dan π = 9,84 atm, T = 270C, R = 0,082 L atm/mol K  Mr = ?

Tekanan osmotik larutan nonelektrolit

Mr = [(82 gram) (0,082 L atm/mol K) (300 K)] / [(9,84 atm) (1 L)

= 205

14. Di antara senyawa alkana berikut ini, yang diperkirakan akan mempunyai titik didih paling rendah adalah ….

a. N-pentana
b. 2-metil-butana
c. 2,2-dimetil propana
d. 2,2-dimetil butana
e. 2,3-dimetil butana

Jawaban: C

Konsep: Hidrokarbon

Semakin besar massa molekul relatif suatu senyawa hidrokarbon alkana, semakin panjang rantai karbonnya dan semakin tinggi titik leleh, titik didih, serta massa jenisnya. Sedangkan isomer alkana bercabang mempunyai titik didih lebih rendah.

15. Berdasarkan reaksi berikut:

  1. CH2=CH-CH3 + HCl → CH3-CHCl-CH3
  2. CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH=CH2 + KCl + H2O
  3. CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH2-CH2OH + KCl

Dari ketiga reaksi tersebut berturut-turut adalah ….

a. Adisi, eliminasi, substitusi
b. Adisi, substitusi, eliminasi
c. Eliminasi, substitusi, adisi
d. Adisi, substitusi, oksidasi
e. Oksidasi, adisi, eliminasi

Jawaban: A

Konsep: Senyawa hidrokarbon

CH2=CH-CH3 + HCl → CH3-CHCl-CH3 (reaksi adisi)

CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH=CH2 + KCl + H2O (reaksi eliminasi)

CH3-CH2-CH2Cl + KOH → CH3-CH2-CH2OH + KCl (reaksi substitusi)

soal 6-10

Posted in Bank Soal Kimia on Agustus 19, 2010 by isepmalik

6.  Data hasil percobaan sebagai berikut:

Larutan Lampu Pengamatan lain
I Tidak menyala Tidak ada gelembung gas
II Tidak menyala Ada gelembung gas
III Menyala terang Ada gelembung gas
IV Tidak menyala Tidak ada gelembung gas
V Tidak menyala Ada gelembung gas

Larutan yang merupakan elektrolit adalah ….

a. I, II, dan III
b. I, II, dan IV
c. I, III, dan V
d. II, III, dan V
e. II, IV, dan V

Jawaban: D

Konsep: Larutan elektrolit

Larutan elektrolit dapat mengalirkan arus listrik dan pengamatan lain menunjukkan adanya gelembung gas dalam larutan ketika elektroda (logam) dimasukkan ke dalamnya. Untuk elektrolit kuat dapat mengalirkan listrik dengan baik, sehingga lampu uji elektrolit dapat menyala.

7.  Larutan CH3COOH 0,1 M (Ka = 10-5) mempunyai pH ….

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

Jawaban: C

Konsep: Asam-Basa

CH3COOH 0,1 M (Ka = 10-5)

pH = -log[H+]

karena CH3COOH merupakan asam lemah, maka

[H+] = ka = 10-5, M = 0,1 = 10-1

pH = -log(10-3) = 3

8. pH campuran dari 200 mL NH4OH 0,1 M dengan 200 mL NH4Cl 0,1 M adalah …. (Kb = 10-5)

a. 5
b. 7
c. 9
d. 11
e. 13

Jawaban: C

Konsep: Larutan penyangga

Campuran 200 mL NH4OH 0,1 M dengan 200 mL NH4Cl 0,1 M. NH4OH merupakan basa lemah (Kb = 10-5) dan NH4Cl merupakan garam.

Karena NH4Cl  NH4+ + Cl-, maka

[NH4+] = [NH4Cl], sehingga

pOH = -log OH- = -log (10-5) = 5

pH = 14 – pOH = 14 – 5 = 9

9. Garam yang mengalami hidrolisis sebagian dan bersifat asam adalah ….

a. CH3COONa
b. HCOOK
c. NH4Cl
d. KCl
e. CH3COONH4

Jawaban: C

Konsep: Hidrolisis garam

Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat atau yang berasal dari basa lemah dan asam kuat akan mengalami hidrolisis sebagian. Reaksi hidrolisis sebagian bersifat asam (pH<7) jika garam yang terhidrolisis berasal dari basa lemah dan asam kuat.

NH4Cl berasal dari basa lemah NH4OH dan asam kuat HCl, maka NH4Cl terhidrolisis sebagian dan bersifat asam.

10. Dua larutan elektrolit yang satu mengandung kation A2+ dan yang lainnya mengandung anion B- dicampurkan. Akan terjadi endapan AB2 (Ksp = 10-6) jika masing-masing konsentrasinya adalah ….

a. [A2+] = 10-1 M dan [B-] = 10-1 M
b. [A2+] = 10-2 M dan [B-] = 10-2 M
c. [A2+] = 10-3 M dan [B-] = 10-3 M
d. [A2+] = 10-3 M dan [B-] = 10-4 M
e. [A2+] = 10-4 M dan [B-] = 10-5 M

Jawaban: A

Konsep: Kelarutan dan hasilkali kelarutan

Dua elektrolit yang masing-masing mengandung A2+ dan B- dicampurkan dan terbentuk endapan.

AB2 (Ksp = 10-6)

A2+ + 2B- AB2

Ksp [AB2] = [A2+][B-]2

Terjadi endapan apabila: [A2+][B-]2 > Ksp [AB2]

Pilihan A

[A2+] = 10-1 m dan [B-] = 10-1 m

[A2+][B-]2 = (10-1)(10-1)2 = 10-3

Karena hasil kali kelarutannya 10-3 > Ksp maka akan terjadi pengendapan.

Pilihan B

[A2+] = 10-2 m dan [B-] = 10-2 m

[A2+][B-]2 = (10-2)(10-2)2 = 10-6

Karena 10-6 = Ksp maka larutannya tepat jenuh (tidak terjadi pengendapan)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.499 pengikut lainnya.