Simbol besaran fisika


Pemakaian simbol dalam buku ini adalah menurut konvensi bahwa simbol aljabar untuk suatu besaran fisika, misalnya F, p, atau v, sekalian menyatakan bilangan dan satuan. Contoh: F gaya sebesar 10 lb, p tekanan sebesar 15 lb ft-2, dan kecepatan sebesar 15 ft s-1.

Kalau kita tulis:

x = v0t + ½ at2,

dan x harus dinyatakan dengan ft, maka v0t dan ½ at2 harus pula dengan ft. Misalkan t dinyatakan dengan sekon. Maka satuan untuk v0 harus ft s-1 dan satuan untuk a harus ft s-2. (Faktor ½ hanyalah sebuah bilangan, tanpa satuan). Sebagai contoh dengan menyebut bilangan, misalkan v0 = 10 ft s-1, a = 4 ft s-2, dan t = 10 s. Maka persamaan di atas menjadi

x = 10 ft s-1 x 10 s-1 + ½ x 4 ft s-2 x 10 s2.

Setiap satuan diperlakukan seperti simbol aljabar. Maka kedua s dalam suku pertama saling meniadakan dan kedua s2 dalam suku yang kedua. Hasilnya:

x = 100 ft + 200 ft = 300 ft.

Bagi para mahasiswa tingkat permulaan ada baiknya memasukkan satuan-satuan semua besaran fisika dan juga besar (magnitude)nya ke dalam setiap perhitungan, seperti senantiasa dilakukan dalam buku ini pada semua Contoh soal.

(Sumber: Sears & Zemansky. 1982. Fisika untuk Universitas 1).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.498 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: