Satu Tuhan Banyak Agama (Pandangan Sufistik Ibn ‘Arabi, Rumi, dan Al-Jili)


Di tengah sengkarut hubungan antaragama, Timur-Barat, dan arus modernisme dengan tradisionalisme—yang semua jelas menjurus ke arah pertarungan global, kita sebagai warga dunia jelas membutuhkan jalan keluar alternatif, paling tidak, mampu menjembatani-menengahi pertemuan dua kutub yang saling berlawanan tersebut. Kalangan ateis dan agnostik saat ini, boleh saja menuding agama sebagai biang keladi kerusakan bangunan pikiran dan tata kelola hidup kita di masa kini. Namun mereka tak bisa menutup mata tentang kontribusi besar agama terhadap adab manusia selama ribuan tahun.

Gagasan Ibn ‘Arabi, Rumi, dan Al-Jili, yang diulas dalam karya ini, layak untuk dijadikan tolok ukur kefasihan kita dalam beragama. Karena agama bukan melulu perkara normatif belaka. Tapi juga tentang sebuah laku spiritual yang dampaknya jelas akan terasa dalam kehidupan. Ketiga sufi besar itu sama berkeyakinan bahwa pada ranah transendental, semua agama memiliki kesatuan esensi, namun kemudian termanifestasi jadi sekian ragam perbedaan. Sedari objek sesembahan, ritus kitab suci, dan dampak eskatologisnya. Lantas bagaimana kemudian kita bisa menemukan titik temu dari sekian titik perbedaan itu? Bagaimana pula kita bisa memahami Tuhan yang Nirbentuk; yang tampak pada sesembahan; yang dipahami; dan Tuhan Yang Tak Terpahami?

Buah pikiran Media Zainul Bahri, doktor dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini, adalah kisah lain dari betapa agama masih tetap relevan untuk terus diperbincangkan. Baik secara serius atau bahkan sambil lalu. Jika mau mencermati inti dari sebuah agama secara menyeluruh, niscaya kita akan menemukan bahwa di balik itu, ada kedamaian yang tersembunyi, keharmonisan, dan kebahagiaan universal. Selagi agama masih dianggap penting, dan kita tetap menjadikannya sebagai lokus utama berkehidupan, buku ini layak untuk dicermati, ditelaah, direnungkan secara baik dan benar.

 

Daftar Isi

Pedoman Transliterasi—v

Sekapur Sirih—ix

Ucapan Terima Kasih—xiii

Bab I. Mukaddimah—1

Bab II. Esoterisme dan Kesatuan Agama-Agama—15

  1. Esoterisme dan Eksoterisme: Pengertian dan Hubungan—16
  2. Esoterisme dan Kesatuan Agama-Agama—31
  3. Menelusuri Konsep Wahdat al-Adyan—34

Bab III. Ibn ‘Arabi—43

  1. Sebab-sebab Keragaman Syariat dan Keyakinan—44
  2. Akar Keimanan dan “Tuhan Kepercayaan” —74
  3. Satu Tuhan Banyak Nama—90
  4. Perintah Penciptaan (al-Amr al-Takwini) dan Perintah Pembebanan [Kewajiban] (al-Amr al-Taklifi) —97
  5. Jalan-jalan Menuju Tuhan—104
  6. Dampak Eskatologis—145
  7. Kesatuan Esensi dan Agama Cinta—153

Bab IV. Rumi—179

  1. Penyebab Perbedaan Agama—180
  2. “Tuhan Yang Berbentuk” dan “Yang Tak Berbentuk” —198
  3. Penciptaan dan Perintah Tuhan—208
  4. Banyak Jalan Menuju Tuhan—213
  5. Kestauan Tujuan dan Agama Cinta—235

Bab V. Al-Jili—255

  1. Sebab Perbedaan Bentuk-bentuk Ritus—256
  2. Agama-agama Manusia—263
  3. Hubungan Substansial Kitab-kitab Suci—287
  4. Inniyyah (ke-Aku-an): “Aku Yang Hakiki di Balik Semua Model Sesembahan” —297
  5. “Jalan Lurus” dan “Jalan Sesat” —302
  6. Dampak Eskatologis—307
  7. Kesatuan Tujuan Penghambaan dan Esensi Ketuhanan—313

Bab VI. Titik Temu dan Titik Beda: Sebuah Analisis Perbandingan—321

  1. Sebab-sebab Perbedaan Agama—322
  2. “Tuhan dalam Kepercayaan,” “Tuhan Yang Berbentuk,” dan “Tuhan Yang Tampak pada Sesembahan” —332
  3. Jalan-jalan Menuju Tuhan—337
  4. Kesatuan Transenden Agama-agama—342
  5. Hubungan Kesatuan (oneness) dengan Kebanyakan (manyness) —360

Bab VII. Signifikansi Doktrin Kesatuan Agama-agama bagi Dunia Modern—367

  1. Mengapresiasi Pluralisme—368
  2. Dialog dan Kerja Sama—390

Bab VIII. Kesimpulan—407

Catatan-catatan—413

Rujukan Pustaka—499

Lampiran—513

Indeks—525

Riwayat Hidup—535

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.498 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: